2020, Pemprov Babel Bertekad Selesaikan Seluruh Temuan BPK

JAKARTA – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mewakili Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, menyatakan bahwa pada tahun 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov)  bertekad untuk menyelesaikan seluruh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Temuan yang jumlah mencapai 1.058 temuan itu, dikatakan Wakil Gubernur, merupakan hasil temuan BPK RI sejak tahun 2005 hingga 2017 lalu.

Namun, ditegaskan Wakil Gubernur, Abdul Fatah, dihadapan Komite DPD RI, semenjak Erzaldi Rosman – Abdul Fatah masuk ke Pemprov Babel, secara bertahap menyelesaikan temuan tersebut. “Hasilnya, pada tahun 2018 telah 54,43 persen temuan diselesaikan. Hingga 2019 ini, telah mencapai 79,42 persen telah diselesaikan,” beber Abdul Fatah.

“Berkat hal itu juga, tahun 2017 dan 2018, Pemprov Bangka Belitung mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sejak berdirinya Provinsi ini (Babel-red), belum pernah mendapat WTP,” tambah Abdul Fatah dalam Rapat Komite DPD RI terkait hasil laporan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Semester I tahun 2019, di Ruang Rapat PPUU DPD RI, Gedung B Lt. 3 Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Secara umum, dijelaskan Wakil Gubernur, terlepas dari keberhasilan yang telah diraih selama ini, masih terdapat persoalan-persoalan baik langsung maupun tidak langsung yang berpengaruh pada kinerja pemerintahan, antara lain: Sering dipertanyakan akuntabilitas keuangan dan kinerja, pelayanan publik yang belum baik, penyimpangan dan kekeliruan yang dilakukan oleh pejabat publik baik yang bersifat TPK maupun mismanajemen, kegamangan dalam pengambilan keputusan; temuan berulang, yang cenderung meningkat serta penyelesaian tindak lanjut yang lambat.

Kondisi ini, kata Wakil Gubernur, memerlukan evaluasi sesuai perannya baik antar jajaran di pemerintah dan stakeholder terkait. “Pemprov Babel berusaha untuk terus menerus merevitalisasi perannya menghadapi tantangan kedepan yang semakin kompleks, agar tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik. Kapasitas, kompetensi, integritas serta profesionalisme SDM pengawasan menjadi salah satu kunci keberhasilan internal auditor menjalankan perannya,” papar Wakil Gubernur.

“Pertemuan ini, adalah sebagai pemacu bagi Bangka Belitung selain untuk menyelesaikan hal tersebut adalah juga agar Opini WTP yang sudah diraih dapat terus dipertahankan,” ungkap Abdul Fatah didampingi Kepala Bakuda dan Inspektur/Kepala Inspektorat Provinsi Bangka Belitung. 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Pongky/Ahmad
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas