Ancaman Pertahanan dan Keamanan Negara Non Militer di Babel Perlu Diantisipasi

AIR ITAM, PANGKALPINANG - Situasi dan kondisi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dewasa ini, yang bersifat non militer meliputi tujuh bidang yakni ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, informasi teknologi, keselamatan umum dan legislasi, perlu diwaspadai serta diantisipasi.

Hal itu diungkapkan Pejabat Pelaksana Tugas Kementerian Pertahanan RI Provinsi Babel, Kolonel Inf. Drajat kepada awak media usai membuka acara Seminar Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Negara di Lingkungan Pendidikan dan Lingkungan Kerja dalam wilayah Provinsi Babel, di Ruang Pertemuan Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel, Selasa (14/11/2017).

Ditambahkan Drajat, urusan pertahanan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, Pelaksana Tugas Kementerian Pertahanan RI Provinsi Babel, membantu menjembatani pemerintah daerah khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam urusan pertahanan di daerah.

Drajat menyoroti masalah yang dihadapi oleh para generasi muda saat ini, di Babel adalah keselamatan umum penyalahgunaan narkoba dan masalah Teknologi Informasi (TI) yang disalahgunakan untuk kepentingan negatif.

Melalui seminar ini, sebutnya, Perwakilan Kementerian Pertahanan RI Provinsi Babel berupaya memberikan pemahaman kepada para mahasiswa dari Perguruan Tinggi se-Babel, organisasi massa dan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemprov Babel maupun para Perwira TNI/ Polri yang hadir dalam seminar tersebut, agar mempunyai kepekaan yang tinggi, sehingga dapat diantisipasi.

“Keberhasilan kita dalam mengantisipasi pertahanan dan keamanan negara dari aspek non militer ini bukan hanya tugas Kementerian Pertahanan saja, bukan juga Pemprov Babel, tapi seluruh masyarakat dan stakeholders,“ jelasnya.

Drajat berharap, mahasiswa yang mewakili kampusnya setelah mengikuti kegiatan ini,  dapat menjadi agen perubahan dalam pemperkokoh pertahanan dan keamanan negara.

Seminar sehari yang membahas ancaman pertahanan dan keamanan negara non militer di Babel, dan bagaimana upaya mengantisipasinya menghadirkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung, Dr. Ibrahim, M.Si dan Kepala Bidang Hukum Polda Babel, Kombes Pol. Dr. Zaidan, SH, M.Hum selaku narasumber. (Erik).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Erik
Fotografer: 
Erik
Editor: 
Erik/Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas