Babel Harus Perang Melawan Stunting

HUMASPRO, BANGKA TENGAH – Guna melawan stunting, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini harus  berperang  melawan stunting, dengan  meningkatkan asupan   gizi   serta   status   kesehatan   ibu   dan   anak.  

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Bangka Belitung, Abdul Fatah Rabu (4/3/2020) disela-sela sambutanya pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah Program Pembangunan, Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) Provinsi Bangka Belitung, di Hotel Novotel Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Babel.

Dijelaskan Wagub, Pemerintah Provinsi Babel melawan stunting dengan berupaya memberikan dan meningkatkan asupan gizi,  serta  meningkatkan status kesehatan ibu dan anak.  

Melalui   inisiatif   ini,  Wagub  berharap masyarakat menjadi bermartabat tanpa ada kesenjangan. “Hal besar ini bisa kita lakukan kalau BKKBN dapat memastikan bahwa pertumbuhan penduduk kita akan terus seimbang.  Dengan pertumbuhan yang seimbang, maka pintu bonus demografi semakin terbuka lebar, dan kita bisa memanfaatkannya untuk tujuan pembangunan,” ujar Wagub. 

Untuk menciptakan SDM yang unggul, lanjut Abdul Fatah, salah satu pilar yang perlu diperkokoh adalah pembangunan karakter bangsa. Dengan kemajemukan bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam bahasa, etnis dan wilayah yang terbentang dari sabang sampai merauke, nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam bernegara perlu dipelihara. 

Salah satu tiang penyangga pembangunan karakter ini, ditegaskan Wagub, adalah keluarga. “BKKBN telah diberikan mandat untuk melakukan revolusi mental berbasis keluarga dengan mengedepankan nilai-nilai pancasila sebagai pemersatu bangsa,” imbuhnya. 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas