Bahas Berkah Mart, Gubernur Erzaldi Hadirkan Pakar Ekonomi Syari’ah

PANGKALPINANG – Dalam upaya membumikan Berkah Mart di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, terus melakukan sejumlah langkah, diantaranya melakukan kerja sama dengan berbagai pihak berkompeten, salah satunya dengan Pakar Ekonomi Syariah Nasional.

Dialah Prof. Dr. M. Syafii Antonio yang juga Dewan Syariah Nasional, dihadirkan langsung oleh Gubernur Erzaldi dalam rapat pembahasan Berkah Mart yang berlangsung di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Kamis (11/07/2019) malam.

Selain Prof Antonio, juga turut serta dalam pertemuan itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel, Sofyan Tsauri, Ketua MUI Babel, Zayadi Hamzah, Kepala Biro Kesra Babel, Asyraf Suryadin, dan unsur terkait lainnya.

Gubernur pada kesempatan itu, menginginkan, untuk mendirikan, memperlancar dan memperluas Berkah Mart sampai ke desa, adanya badan dan instansi yang dilibatkan. "Distributor center yang pertama, lalu BUMD, Badan wakaf dan PT yang menjadi, selanjutnya Koperasi ASN dan Pemda Babel,” ujar Gubernur.

Untuk modal, ditambahkan Gubernur, jangan sampai nanti terlambat. “Modal boleh minjam dari badan zakat, dan ada undang – undanganya, begitu juga BAZNAZ. Kita punya aturan, siapapun yang mau bersedekah dengan badan wakaf, dan salah satu upaya membesarkannya adalah dengan adanya kerjasama umat dan Berkah Mart. Ini syar’i, artinya tidak boleh ada minuman keras, termasuk Rokok,” kata Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur menginstruksikan agar Koperasi ASN segera rapat luar biasa, dan semacam sumbangan wajiblah. “Saya minta susun nama dan unit Berkah Mart yang mana, segera dan akan ada sistem pembinaannya," tambah Gubernur.

Sementara itu, Prof Antonio, Pakar Ekonomi Perbankan Syari’ah, dalam kesempatan itu mengungkapkan, potensi di Babel sangat besar berkaitan dengan Berkah Mart ini.

"Kita bisa mengajak rekan - rekan TNI dan Polri untuk kepemilikan Berkah Mart, selain dimiliki BUMDes, dan ini memilik 3 tipe. Bagaimana mengorder, karena sistem yang akan mengorder sendiri harga di Berkah Mart itu akan sama dengan harga di warung, dan ini ada aturannya,” jelas Antonio.

Kata dia, setiap waktu sholat ada waktu jeda istirahat 10 menit. “Mudah - mudahan ini bisa segera direalisasikan, karena dengan dukungan Pak Gubernur, bisa terwujud dan uang penghasilan di Berkah Mart tidak ada yang mengendap, dan akan diambil setiap hari oleh bank untuk menghindari kebocoran," ungkapnya.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Imam
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas