Berikan Arahan, Gubernur: Kepala Sekolah Tidak Bisa Jalankan Tugas, Segera Diganti!

PANGKALPINANG – Ratusan Guru, Kepala Sekolah dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (16/1/2019) pagi, diberikan arahan oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Didalam arahannya di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur, di Air Itam Pangkalpinang itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan Babel dan Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se Babel, meminta kepada Kepala Sekolah baik SMAN maupun SMKN di Babel, agar dapat melakukan kreativitas dan inisiatif dalam tugas.

“Saya minta kepada Dinas Pendidikan, nanti harus ada indikator ukur Kepala Sekolah (SMAN/SMKN) di Babel. Kalau Kepala Sekolah tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik, segera diganti,” tegas Gubernur, dalam arahannya yang dimulai Pukul 06.00 Wib itu.

Dijelaskan Gubernur, pendidikan di Babel, saat ini,  kalau mau menilai secara kompetisi, berada di tengah-tengah. Oleh karena itu, Kepala Sekolah, ditegaskan Gubernur, jangan terlalu berserah diri menerima apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah dalam hal ini Pemerintah Provinsi yang membidangi sekolah-sekolah.

“Kita ini, terlalu terfokus kepada rutinitas, sehingga kadang-kadang kita terjajah oleh rutinitas. Seolah-seolah kalau kita tidak melakukan rutinitas, keliru. Padahal, rutinitas tersebut belum tentu menyelesaikan masalah,” ujar Gubernur.

Ingat! Kata Gubernur, bapak/ibu Kepala Sekolah SMA/SMK, apapun aktivitas atau karakter anak, kedepan itu adalah buah hasil proses pendidikan.

“Jadi, tahun depan, kita akan melakukan perbedaan penanganan fasilitas atau tunjangan kepada Kepala Sekolah, karena tanggung jawabnya begitu besar. Kadang-kadang Kepala Sekolah mengeluh, Pak tugas kami kepala sekolah ini, kadang bukan lagi sebagai seorang guru. Kepala sekolah itu tugasnya plus,” kata Gubernur.

Maka dari itu, ditegaskan lagi oleh Gubernur, Kepala Sekolah harus melakukan kreativitas dan inisiatif. Berkenaan dengan apa-apa yang harus dilakukan oleh Guru, yang telah disampaikan oleh dinas pendidikan, itu harus segera dilakukan. “Kepala sekolah sebagai pimpinan di sekolah harus bisa memenej dengan baik,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Dalam arahannya, Gubernur Erzaldi juga menyampaikan kepada para Kepala Sekolah SMA/SMK, Pemprov Babel ingin meningkatkan sarana dan prasaran seperti Komputer untuk ujian, Musholla, Lab, Lapangan Olahraga.

“Kegiatan-kegiatan yang kemarin diumpan oleh pusat, beberapa sekolah di Babel dapat, seperti ada bazar, tahun 2019 ini, harus dilaksanakan lebih baik lagi. Dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun karakter anak didik kita laksanakan. Nanti, saya minta persentasenya antara teori dan praktek itu harus hampir sebanding,” pungkas Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan Kepala Sekolah inisiatif mencari anak-anak tidak mampu, namun berprestasi untuk diberikan beasiswa.

“Bebaskan biaya anak yang tidak mampu, tapi berprestasi. Kepala sekolah tahu orang semacam ini. Kalau anak ini tidak mampu, tapi niatan sekolahnya tinggi, tolong beritahu, dan perhatikan secara khusus,” pesan Gubernur.

Gubernur mengaku paling senang dengan anak-anak yang tidak mampu secara ekonomi namun berprestasi. “Saya waktu jadi Bupati Bangka Tengah, dapat 4 anak. Sekarang dari 4 anak itu, 1 sudah kerja, 2 masih kuliah di Perguruan Tinggi Negeri semua, beasiswa masih jalan. Sebelumnya diantara mereka itu saya temukan ketika lagi ber- TI,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Gubernur Erzaldi juga meminta agar anak-anak SMK, ketika bekerja praktek (magang), jangan lagi di kantor-kantor pemerintahan, yang tugasnya selama ini hanya ngantar surat. Misalnya, anak-anak SMK itu jurusan mesin, kata Gubernur, bengkel mana yang telah dibuat kontrak dengan perusahaan oleh SMK bersangkutan atas permintaan Gubernur. Kemudian, perusahaan tempat anak-anak SMK praktek harus memberikan gaji selama anak-anak SMK itu praktek.

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad/Imam
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas