Buka Pembinaan dan Pencegahan Tipikor, Sekda: ASN Harus Jaga Peraturan

HUMASPRO, PANGKALPINANG - Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto mewakili Gubernur Babel,  Erzaldi Rosman, membuka Pembinaan dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diselenggarakan di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur. 

Peserta Pembinaan dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi diikuti Pejabat Tinggi  Pratama, Administrator, Pengawas dan Staf dari 3 OPD, yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Melalui sambutannya, Sekda Babel, Naziarto mewakili Gubernur Erzaldi menyampaikan, sebagai ASN,  tugas dan pokok yang di emban masing -masing OPD berbeda - beda. Tetapi, program dan kegiatan yang dilaksanakan harus sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan, terutama peraturan dan perundang - undangan yang terikat didalamnya.

Menurut Sekda, setiap kegiatan dan program OPD yang dilaksanakan di lapangan harus memenuhi aspek -aspek tertib admnistrasi dan tertib hukum, sehingga pelaksanaan dilapangan sesuai dengan yang telah direncanakan dan tidak cacat hukum. 

“Kita sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah, harus tetap menjaga peraturan dan hukum yang berlaku dalam setiap instruksi dan kegiatan yang kita lakukan,” tegas Naziarto.

Naziarto juga mengajak seluruh ASN di lingkup Pemprov Babel untuk melaksanakan tugas dengan baik, sesuai dengan koridor yang ada dengan mengutamakan tertib administrasi dan tertib hukum.  “Yang penting setiap yang dilakukan harus tertib admninstrasi dan tertib hukum,” ujar Naziarto.

Sekda memberikan apresiasi kepada Kajati Babel, Ranu Mihardja yang telah bersedia meluangkan waktunya langsung memberikan pencerahan dalam pembinaan dan pencegahan Tipikor kepada para Aparat Sipil Negara di Lingkup Pemprov Babel.

“Kami ucapkan terima kasih yang luar biasa. Jarang ada Kajati yang mau langsung seperti ini (melakukan pembinaan dan pencegarahn tindak pidana korupsi ),” ucap Naziarto.
 
Selain itu, Naziarto mengungkapkan, dengan adanya pembinaan dan pencegahan Tipikor yang dilakukan tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada seluruh ASN untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak melanggar koridor - koridor yang telah ditetapkan ke depan, dan bekerja dengan maksimal sesuai dengan tugas fungsi masing - masing.

Sementara itu, Kajati Babel Ranu Mihardja mengatakan, dengan pembinaan dan pencegahan tindak pidana korupsi yang dilakukan ini, untuk diambil manfaatnya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang dilakukan di OPD masing - masing di lingkup Pemprov Babel.

“Saya sampaikan bahwa pembinaan dan pencegahan tindak pidana korupsi ini, agar ke seluruh ASN tidak tersangkut tindak pidana korupsi ke depannya,” jelas Ranu. 

Ranu  mengharapkan kepada seluruh ASN yang menjadi Pembinaan peserta untuk menyerap ilmu yang disampaikan dengan baik dan semaksimal mungkin,  sehingga dengan pembinaan yang dilakukan masing - masing ASN dapat bekerja sesuai dengan koridor yang telah ditentukan dan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas