Buka Rapat Konsultasi, Staf Ahli Gubernur: Jadikan Kader PKK Aktor Mengawal Inovasi

 

SUNGAILIAT, KABUPATEN BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), selaku Pembina TP PKK Provinsi Babel, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin, membuka secara resmi Kegiatan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Tingkat Provinsi Babel di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, Bangka, (Rabu 6/1/2019).

Dalam Pembukaan itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin didampingi Bupati Bangka, Mulkan, Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, dan Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan.

Ikut hadir Wakil Ketua TP PKK Babel, Laksmi Abdul Fatah beserta jajaran TP PKK Babel, dan diikuti Ketua dan jajaran TP PKK Se-Babel.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin dalam sambutannya mengatakan, Rakon TP PKK seperti halnya dalam pemerintahan adalah Musrenbang, apa yang disampaikan TP PKK Provinsi sesuai Arahan Pusat, disampaikan ke TP PKK Kabupaten/Kota, agar dievaluasi apa saja program yang belum, sudah dan sedang dikerjakan, sehingga dapat membentuk sebuah program kegiatan yang ideal, baik sekarang maupun kedepan yang akan dikerjakan dengan 10 program PKK itu.

Dikatakannya juga, 10 Program PKK mempunyai cakupan yang luas. Seperti di Pemprov Babel, Program ini telah disinergikan dengan perangkat daerah, yang dituangkan dalam MoU.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan Rakon dapat menghasilkan sebuah program yang baik, muaranya adalah untuk mensejahterakan masyarakat dalam rangka mendukung RPJMD yang telah dirumuskan oleh kepala daerah dalam hal ini Bupati, Walikota dan Gubernur,” ujar Syahrudin.

Disadari, kata dia, gerakan PKK lahir dari, oleh dan untuk masyarakat, memiliki 4 pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum TP PKK, yaitu bekerja dengan rendah hati, jalankan prinsip kemitraan, dan adanya kesejahteraan semuanya, serta jangan menganggap wajar suatu kesalahan, karena kesalahan harus dievaluasi dan dijadikan pelajaran untuk masa yang akan datang.

“Hal ini tidak akan terwujud apabila tidak ada kerja nyata, serta temukan dan gali ide - ide inovatif dengan menjadikan Kader - kader TP PKK sebagi aktor yang mengawal inovasi ini,” kata Syahrudin.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan, dalam sambutannya menyampaikan, maksud Rakon adalah sebagai forum evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tahun 2018, sehingga terhimpun saran dan masukan program kerja untuk tahun 2019. Selain itu, untuk menciptakan sinergi pemahaman, sehingga dapat memperkuat jalinan kemitraan dengan stake holder terkait.

Sebagai anggota PKK dari tingkat desa hingga Kabupaten/Kota, dikatakan Mulkan, agar terus menjaga semangat untuk melaksanakan Program PKK yang berkontribusi dalam pembangunan yang telah tercapai selama ini.

“Semua ini harus terus dipertahankan. Organisasi dikatakan baik apabila kegiatan yang dilakukan berdasarkan program yang telah direncakan serta didukung administrasi yang baik serta bersinergi dengan program pembangunan pemerintah,” ungkap Mulkan.

Mulkan berharap, Rakon dapat menghasilkan program yang bermanfaat bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat Bangka Belitung.

 

Penting untuk Dilakasanakan

Usai Pembukaan, dilakukan Sesi I Rakon dengan agenda Pengarahan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi. Dalam arahannya, Ia menyatakan bahwa kegiatan ini, bukan hanya kegiatan seremonial saja, kumpul - kumpul kemudian pulang, apa yang disampaikan tidak ditindaklanjuti, tetapi ini penting untuk dilaksanakan dalam rangka mewujudkan 10 program Pokok PKK.

Pada kesempatan itu, Melati menyampaikan evaluasi dalam rangka perbaikan program TP PKK ke depan, dengan disampaikan poin - poin yang menjadi perhatian.

Adapun poin - poin tersebut antara lain: kesiapan penilaian masing masing TP PKK, mempersiapkan program unggulan dalam rakon tingkat nasional yang diikuti Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan, Peningkatan Pertemuan Rutin, Kerjasama dengan Perangkat Daerah, Program MTBS serta Program Bank Sampah.

Melati juga menyampaikan, idealnya Rakon ini dilaksanakan Tiga kali dalam satu tahun atau dengan kata lain empat Bulan sekali dilaksanakan evaluasi.

Dirinya berharap, setiap anggota TP PPK yang merupakan Volunteer agar tetap bersemangat untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Bangka Belitung.

Rakon satu hari ini, mengambil Tema "Melalui Rapat Konsultasi PKK Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kita Tingkatkan Kompetensi Kader untuk mewujudkan 10 Program Pokok PKK Menuju Keluarga Bahagia Berdaya dan Sejahtera".

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas