DPMD Babel Berikan Pendidikan Gizi bagi Kader PKK Pulau Belitung

HUMASPRO, BELITUNG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan Pendidikan Gizi kepada puluhan Kader PKK yang ada di Pulau Belitung. 

Kegiatan Orientasi Pendidikan Gizi bagi Kader PKK dalam pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi peserta Posyandu yang berlangsung selama tiga hari terhitung 11 hingga 13 Februari 2020 tersebut, dibuka Kepala DPMD Babel, Yuliswan. 

Turut hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu, Wakil Ketua TP PKK Babel, Laksmi Abdul Fatah, narsumber dari Tim Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Babel dan Dinas Pangan Provinsi Babel, dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Kepala DPMD Babel, Yuliswan dalam sambutannya mengatakan, Orientasi yang diselenggarakan ini merupakan upaya penanganan dan pencegahan Stunting di wilayah Provinsi Babel. 

Untuk menangani Stunting, menurut Yuliswan, diperlukan penanganan secara menyeluruh, lintas sektoral atau yang disebut dengan konvergensi stunting.

Pencegahan Stunting, ditegaskan Yuliswan, dilakukan melalui intervensi gizi yang terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. 

"Dalam menangani Stunting dengan pendekatan gizi spesifik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melaksanakan kegiatan penyediaan makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi anak balita dan ibu menyusui serta ibu hamil yang berada di desa prioritas sasaran penanganan Stunting dalam wilayah kerja Pemprov," ungkap Yuliswan. 

Kegiatan ini, dilaksanakan dalam tiga angkatan, yaitu Angkatan Pertama dilaksanakan di Belitung dengan peserta dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Angkatan kedua dilaksanakan di Kota Pangkalpinang dengan peserta Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat. Sedangkan Angkatan ketiga juga di Kota Pangkalpinang dengan peserta Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kota Pangkalpinang. 

Peserta Orientasi angkatan pertama yang dilaksanakan di Kabupaten Belitung ini, berjumlah 36 orang dengan lokus peserta dari Desa yang memiliki angka Prevalensi stuntingnya di atas 20 persen.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
jimmi sofyan
Fotografer: 
jimmi sofyan
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas