Erzaldi Berharap Pemuda Babel Miliki Hati Pemenang

Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, hadir dalam Sosialisasi dan Diskusi Program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards di Gedung Hamidah Pangkalpinang, Selasa (16/5/2017), yang merupakan rangkaian dari roadshow SATU Indonesia Awards 2017 di Babel, diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk, yang tahun ini genap berusia 60 tahun.

Pangkalpinang menjadi kota tujuan keempat  roadshow SATU Indonesia Awards 2017, setelah sebelumnya menyambangi Kota Tarakan, Ternate dan Palu.

Program Satu Indonesia Awards 2017 yang digagas oleh PT Astra International Tbk dan Tempo Group ini, dilaksanakan untuk kembali melanjutkan pencarian pemuda-pemudi inspiratif ke Babel dengan harapan dapat menemukan banyak anak muda Babel berprestasi yang dapat mengangkat taraf hidup sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Hal ini sejalan dengan program SATU Indonesia Awards yang bertujuan mengembangkan inisiatif masyarakat, terutama para generasi muda, dalam memanfaatkan sumber daya daerah yang ada guna meningkatkan ekonomi dan taraf hidup, sehingga dapat menularkan ‘virus’ positif bagi masyarakat sekitarnya.

Pada tahun kedelapan pelaksanaannya, SATU Indonesia Awards ingin mengajak pemuda-pemudi di seluruh Indonesia khususnya Bangka Belitung yang telah memberi manfaat bagi masyarakat luas di bidang Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Kesehatan, Teknologi dan satu Kelompok yang mewakili lima kategori tersebut .

Selain Erzaldi Rosman, Diskusi tersebut menghadirkan Dewan Juri Satu Indonesia Awards 2017 Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia), Prof. Fasli Jalal (Guru Besar Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta) yang keduanya kita ketahui sebagai mantan Menteri Republik Indonesia, Head of Public Relations PT Astra International Tbk Yulian Warman, dan Head of Environment & Social Responsibility Astra International Rizal Deliansyah, serta Pemenang Satu Indonesia Awards tahun 2013, Ica.

Dalam diskusi tersebut Gubernur Erzaldi Rosman menyampaikan, ini suatu kebanggaan bagi Babel, karena tidak seperti daerah lain dalam road show ini dihadiri oleh Dua Juri secara langsung. Artinya, ada harapan dan peluang besar dari adik- adik Babel ini.

“Kompetisi ini harus dicermati dengan baik kalau mau berhasil dengan baik, yang ditandai atau yang menjadi key-nya adalah peserta harus didorong oleh orang lain, jangan diri kita sendiri, karena penghargaan seperti ini menonjolkan nilai hatinya yang lebih tinggi, kebahagian sosial yang dinilai disini, tidak bisa dinilai dengan uang. Jadi, kalau niat kita mengikuti kompetisi ini karena niat ingin dapat duit ini, saya pastikan tidak akan berhasil,” ungkapnya.

Erzaldi juga menjelaskan, sebaik-baik manusia adalah manusia yang berbuat baik kepada manusia lain. “Artinya, ketika kita dapat meyakinkan orang tersebut memberikan manfaat kepada orang lain di bidang yang dinilai, saya  yakin akan lebih mudah mendapatkan fasilitas ini. Jangan lagi kita berpikir jago di kandang, lari ke nasional, berfikir untuk kompetisi di tingkat nasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Erzaldi berharap kepada Pemuda di Babel, untuk memiliki hati seperti para pemenang Satu Indonesia Award sebelumnya, dimana mereka mampu mencurahkan kemampuan dan hatinya untuk bermanfaat bagi orang banyak.

Erzaldi berjanji kepada para Dewan juri dalam kompetisi tersebut untuk mencari Pemuda-pemudi Babel yang mempunyai kriteria-kriteria yang sesuai dengan apa yang diharapkan dalam kompetisi tersebut.

Katanya, dari sekian banyak yang diajukan dari Babel, ada tiga nama yang menurutnya akan masuk ke dalam tahap selanjutnya. Artinya, pondasi Babel akan hal tersebut sudah ada, tinggal  didorong untuk kedepan. “Saya berkeyakinan dari Babel akan meraih satu, akan kita dorong, karena dasarnya sudah ada yaitu bermanfaat bagi orang lain,” tutupnya.

Sebelumnya, Head of Public Relation Division PT Astra International, Yulian Warman, mengatakan, Indonesia memiliki banyak generasi muda yang berprestasi dan membuat perubahan untuk kemajuan bangsa dengan semangat tanpa menyerah dan pamrih.

“Ini merupakan langkah nyata untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta, dan karya terpadu untuk memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Fasli Jalal yang juga merupakan mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, sangat mengapresiasi semangat berkarya dan kontribusi nyata mereka bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Indonesia.

Prof. Emil Salim yang juga merupakan Mantan Menteri dan Pegiat Lingkungan dalam keterangannya menyampaikan, Pemuda Babel harus mampu jadi agen perubahan Indonesia yang dimulai dari kampong halamannya sendiri. Potensi sumberdaya alam dan kesempatan yang ada harus dimanfaatkan menjadi peluang untuk kehidupan lebijh baik di waktu mendatang.

Prof. Emil menyatakan, SATU Indonesia Awards hadir di Bumi Serumpun Sebalai dengan tujuan membangunkan pemuda-pemudi Babel yang memiliki hasrat untuk maju, dirinya berharap informasi ini akan tersebar luas, sehingga para pemuda-pemudi yang memenuhi kriteria akan tergerak untuk ikut serta dalam kegiatan ini.

“Anak muda adalah motor penggerak kemajuan bangsa. Tanpa pamrih dan setia pada karya yang dijalankannya, Indonesia pasti maju,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap kepada Gubernur Babel untuk cari teman-teman, anak muda yang bisa dibanggakan, sehingga bila orang melihat tokoh itu, inilah semangat Babel yang berjiwa menyala-nyala dalam anak itu, berjuang membangun Babel ini, agar sederajat dengan daerah-daerah lain.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Bupati Belitung, Sahani Saleh beserta jajaran yang menerima secara simbolis Kick Off  Kampung Berseri Astra di Desa Tanjung Binga, Kabupaten Belitung, yang juga merupakan Program CSR PT Astra International Tbk.

Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 200 Mahasiswa dan Pemuda se Babel, dan unsur terkait lainnya.(Lulus)

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas