Gubernur Ajak Masyarakat Babel di Jakarta Sama-sama Bangun Babel

JAKARTA – Tak ada hentinya, seruan untuk membangun Negeri Serumpun Sebalai dikondangkan oleh orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Melalui forum silaturahmi yang digelar di Plaza Rimbawan 1, Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta, Minggu (14/7/2019), Ia mengajak seluruh unsur masyarakat yang Babel yang ada di Jakarta untuk bersama-sama membangunan Babel menjadi lebih baik lagi.

“Untuk kawan-kawan, ku minta sumbang sarannya. Tapi sumbang sarannya jangan di Medsos, namun datang, kumpul sama-sama. Mari sama-sama kita membangun, sayang kalau apa yang sudah bagus di negeri kita ini, tidak kita kelola dengan baik,” ajak Gubernur.

Insya Allah, kata Gubernur, sebulan sebelum pelaksanaan HUT Babel tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel akan mengadakan Focus Group Discussion (FGD).

“Forum ini adalah forum rembuk masyarakat Babel, baik yang ada di Yogya, Bandung, Jakarta, di Kota-kota besar lainnya, termasuk di Luar Negeri, akan kami undang untuk memberikan sumbang sarannya demi pembangunan Provinsi Babel kedepan,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur dihadapan para tokoh masyarakat Babel yang ada di Jakarta dan sekitarnya, menjelaskan, Provinsi Babel yang usianya masih 18 tahun, alhamdulillah sejak 2017 hingga saat ini banyak peningkatan dalam segala bidang.

“Pertumbuhan ekonomi di Babel sekarang sudah melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Dan ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kendati begitu, Kita akan terus berusaha, mudah-mudahan strategi transpormasi kita dari pertambangan ke pariwisata betul-betul dapat berhasil, sekalipun tantangannya banyak. Seperti baru-baru ini, tantangannya harga tiket pesawat terbang mahal, imbasnya kunjungan ke Babel pun turun. Tapi, kami Pemprov Babel tak tinggal diam, bersama pihak-pihak terkait meminta air line untuk bisa menurunkan harga tiket ini,” papar Gubernur.

Selain itu, ditambahkan Gubernur, inflasi Babel juga turun. Kalau selama ini, Babel selalu tertinggi di Indonesia inflasinya, sekarang dibawah nasional, bahkan cendrung turun. “Lucunya, yang membuat inflasi kita ini tinggi, harga ikan yang mahal. Padahal, kita provinsi kepulauan, dengan wilayah laut yang luas,” kata Gubernur.

Untuk mengatasi itu, Gubernur menyebutkan, sekarang Pemprov Babel sudah mulai membangun cold storage. Pada 2020 akan dibangun cold storage tersebut di Bangka Barat, Pangkalpinang, di Pulau Celagen dan Selat Nasik. “Mudah-mudahan ini dapat berjalan sesuai harapan,” ucapnya.

Tidak sebatas itu, Gubernur juga berharap kepada tokoh-tokoh masyarakat Babel, termasuk mantan petinggi PT Timah yang hadir dalam silaturahmi itu, untuk membantu memperjuangkan permintaan masyarakat Babel.

“Tolong dibantulah permintaan masyarakat Babel saham 10 persen untuk PT Timah ini. Kalau Cuma mengharapkan royalti, mohon maaf, tidak bisa apa-apa,” kata Gubernur.

Akhirnya, Gubernur menekankan kepada para tokoh masyarakat Babel sebagaimana yang telah disebutkan tadi, untuk bisa meluangkan waktunya hadir ke FGD. “Kalau diundang, dan merasa peduli dengan Babel, pada waktu FGD nanti tolong hadir,” pinta Gubernur.

“Kita sudah menjadwalkan untuk tempatnyadi Yogya dan Jakarta. Kenapa kita ambil di Yogya dan Jakarta, untuk Yogya kita ambil sebagai ide. Karena dari dulu orang-orang top kita banyak kuliah di Yogya. Bahkan pensiunan-pensiunan kita ini banyak di Yogya,” imbuhnya.

Kegiatan yang dimeriahkan dengan sejumlah artis ibukota asal Babel itu, turut dihadiri Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, Wakil Ketua DPRD Babel, dan sejumlah tokoh Babel yang berdomisili baik di Bangka maupun Belitung.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Pongky/Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas