Gubernur Babel Paparkan Program Siwab

Air Itam, Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H Rustam Effendi menyampikan beberapa program kerja yang telah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), salah satunya mengenai program Sapi  Induk Wajib Bunting (Siwab) yang akan dilaksanakan dan diatrgetkan di tahun 2017 akan ada penambahan angka Kelahiran Sapi yaitu sebesar 1.182 ekor Sapi.

“Sapi indukan wajib bunting ditargetkan tahun 2017 ada penambahan kelahiran  sapi sebanyak 1.182 ekor sapi. Artinya, total populasi sapi di Babel tahun 2017 berjumlah 13.000 ekor sapi,” kata Gubernur dalam Jumpa Pers dengan sejumlah awak media lokal maupun nasional di Rumah Makan Pagi Sore Kawasan Bandara Depati Amir.

Selain itu, Gubernur juga menjelaskan, Pemprov Babel juga berupaya melakukan program UPSUS untuk tanam jagung di enam Kabupaten di Babel dengan luas lahan sekitar 8.000 hektar.

“UPSUS Jagung 2017 dana APBN dengan lahan seluas 8.000 Hektar di enam kabupaten. Saya pikir itu bentuk kemajuan yang selama ini, belum terkomunikasi dengan baik,” kata Gubernur.

Gubernur juga menegaskan pertumbuhan ekonomi Babel dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang sangat baik. Misalnya saja di tahun 2015, angka pertumbuhan tahunan di Babel mencapai 4,0 persen dan di tahun 2016 sebesar 4,11 persen. “Pertumbuhan ekonomi triwulan ke III tahun 2016 sebesar 3,8 persen dan triwulan IV tahun 2016 sebesar 4,98 persen naik sangat signifikan,” pungkasnya.

Selain itu, Gubernur Rustam Efendi juga menyampaikan beberapa capaian kerja pada bidang APK dan APM pendidikan menengah. “Saya menyampaikan capaian kinerja bidang pendidikan menengah. Dimanan APK Pendidikan Menengah sebesar 76,06 persen di tahun 2012,  tahun 2013 sebesar 76,76 persen, tahun 2014 sebesar 74,73 persen dan 2015 sebesar 69,46 persen dan tahun 2016 itu sebesar 79,06 persen.

Sementara APM Pendidikan Menengah tahun 2012 sebesar 47, 57 persen, tahun 2013 sebesar 50, 81 persen, tahun 2014 52,66 persen, tahun 2015 35, 56 persen dan di tahun 2016 sebesar 56,61 persen,” tandasnya.

Mengenai status kopetensi pendidikan Guru, kata Gubernur, di Babel sudah 95 persen sudah berpendidikan S1. “Kemudian kompetensi guru 95% sudah berpendidikan S1 atau D4. Artinya, tingkat kesejahteraan dengan adanya perubahan undang-unang dan TTP sudah kami persiapkan dan akan segera cair,” tegasnya.

Gubernur menambahkan Pemprov Babel melalui Dinas Pendidikan telah berupaya membebaskan biaya beban sekolah, untuk tingkat SMA sebesar 1,8 juta dan 2 juta untuk SMK/ per murid. “Kami sangat serius, sehingga kami membebaskan biaya beban sekolah itu setiap anak sekolah tingkat SMA sebesar Rp1,8 juta, sebesar Rp2 juta untuk SMK /per murid. Kita harapkan dengan bantuan ini, tidak ada lagi anak putus sekolah. Maka dari itu, kami menyiapkan Pergub Tim Pengawasan terhadap beberapa hal baik bantuan pendidikan, dan harga-harga karet yang sudah kami persiapkan sebelumnya,” tambah Gubernur. (Mislam)

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas