Gubernur Bantu 50 Juta untuk Asrama Ponpes A At-Toybah

MERAWANG, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memberikan bantuan berupa dana sebesar 50 juta rupiah kepada Pondok Pesantren (Ponpes) At-Toybah Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Batuan yang diberikan Gubernur semata - mata untuk pendirian bangunan asrama Ponpes At-Toybah Balun Ijuk.

“Saya sudah menghubungi keluarga saya, maka saya akan membantu sekitar sekitar 50 juta rupiah untuk pembangunan asrama Ponpes ini,” kata Gubernur, Rabu (18/9/2019) siang,  disela-sela sambutannya pada acara siaturahim Gubernur bersama keluarga besar Ponpes At-Toybah beserta masyarakat, sekaligus peletakan batu pertama asrama santri Ponpes At-Toybah Balun Ijuk. 

Selain itu, Gubernur juga menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung, melalui Biro Kesra Setda Babel, nantinya akan turut membantu pembangunan asrama tersebut. “Dari Pemprov juga akan bantu,” ujar Gubernur.

Gubernu menyarankan kepada Pengurus Ponpes At-Toybah untuk membangun pesantrennya secara bertahap, yaitu dengan membangun asrama santri sebanyak lima asrama dahulu, baru nantinya melanjutkan sampai 10 asrama.

“Tergetkan 9 bulan selesai 5 lokal, air sumur yang besar juga perlu, biar pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Sebelum memberikan sambutan, Gubernur diperlihatkan keahlian dari para santri dalam berdawah dalam tiga bahasa, yaitu bahasa arab, bahasa inggris dan bahasa Indonesia, oleh tiga siswa santri Ponpes At-Toybah.

Melihat hal tersbut, di sela - sela diskusi dan arahannya, Gubernur memanggil salah satu siswa santri tersebut, yaitu Fahri yang bisa berbahasa arab.

Menurut Gubernur, dirinya memanggil Fahri karena bangga melihat kemampuan Fahri selaku generasi Babel yang paham bahasa arab, sebab dirinya mempelajari bahas arab tidak lah mudah.

“Saya sangat senang dan bangga melihat kelebihan semua siswa yang tampil. Tapi saya pagil salah satu saja yaitu Fahri yang bisa bahasa arab,” kata Gubernur.

Gubernur memangil Fahri dan menawarkan Fahri hadiah berupa laptop atau beasiswa kepada Fahri. Namun sebelum itu, Fahri di tes dahulu kemampuan bahasa arabnya oleh Gubernu. “Kalau bisa jawab bahasa arab ini, maka kamu mau beasiswa atau laptop,” ucap Gubernur.

Dengan jawaban yang lantang, Fahri menjawab pertanyaan berbentuk bahasa arab yang diajukan oleh Gubernur kepada dirinya.

Setelah itu, Fahri menjawab “saya mau beasiswa pak,”. Karena mampu menjawab pertanyaaan yang diajukan, Gubernur juga mengangkat Fahri sebagai orang tua asuhnya dan akan membiayai sekolahnya sampai Fahri  lulus.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas