Gubernur Berharap BKKBN dan OPD KB Fokus Turunkan Fertilitas

Pangkalanbaru, Bangka Tengah - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rustam Effendi, SE diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sumini Yuliastuti, SE, MM membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Babel yang dilaksanakan di Hotel Santika  Kamis (9/3/2017).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, upaya membangun karakter bangsa guna menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.

“Dengan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) harus menerapkan revolusi mental berbasis keluarga, sehingga para orang tua sejak dini dapat menanamkan nilai - nilai integritas, etos kerja serta gotong - royong kepada anak-anaknya,” kutip Sumini.

Oleh karena itu, Gubernur berharap kedepan Perwakilan BKKBN, OPD KB Provinsi dan Kabupaten/Kota harus lebih fokus kepada upaya menurunkan fertilitas, guna mengendalikan laju pertumbuhan penduduk (LPP),  mewujudkan keluarga berkualitas, peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB di Daerah Tertinggal Perbatasan Kepulauan (DTPK), serta peningkatan ketahanan keluarga, termasuk ketahanan remaja dan pengendalian penduduk.

Kepala BKKBN RI, Dr Surya Candra Surapaty, MPH., Phd melalui sambutannya yang dibacakan Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dr. Wendi Hartanto MA, mengatakan, Rakorda Program KKBPK Babel merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program KB tahun 2017.

“Rakornas telah diselenggarakan pada tanggal 6-8 Februari 2017 di Jakarta, yang dibuka oleh Wakil Presiden Yusuf Kala,” kutip Wendi.

BKKBN lanjut dia, mendapat mandat mewujudkan 9 Agenda Prioritas Pembangunan (Nawa Cita) Pemerintah Jokowi-JK tahun 2015-2019, dimana pada Nawa Cita yang ke-3 dalam membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka Negara Kesatuan.

Wendi juga mengatakan, dibentuknya Kampung Keluarga Berencana merupakan suatu wujud nyata membangun program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBKP) dari pinggiran dan desa.

“Pada tanggal 14 Januari 2016 yang lalu, Presiden Jokowi telah mencanangkan kampung KB di Dusun Jenawi, Desa Mertasinga, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, dan berdasarkan laporan triwulan ke IV tahun 2016, Kampung KB telah dicanangkan sebanyak 487 dari 514 kabupaten/kota (95 persen) di seluruh Indonesia,” ungkap Wendi.

Rakorda Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Babel ini, diikuti perwakilan OPD KB kabupaten dan kota se-Babel. (Sentosa).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas