Gubernur Berharap PT Timah segera Luncurkan Dana CSR untuk Pelabuhan Baki

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengharapkan PT. Timah segera meluncurkan dana CSR-nya, untuk digunakan dalam pembangunan Pelabuhan Baki, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat.

Sebab, kata Gubernur, pembangunan Pelabuhan Baki bertujuan untuk pemperpendek jalur transportasi yang digunakan masyarakat Kabupaten Bangka dengan Kabupaten Bangka Barat.

“Mudah-mudahan PT Timah akan segera meluncurkan CSR-nya untuk membangun pelabuhan ini, sebagai salah satu pelayanan kita pada masyarakat dengan tujuan untuk memperpendek jarak transportasi dari Parit Tiga Bangka Barat ke Belinyu Bangka,” tegas Gubernur disela-sela meninjau lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Baki, Senin (27/05/2019).

Dijelaskan Gubernur, pembangunan Pelabuhan Kapal Roro bekerjasama dengan PT Timah, dan untuk kapal bekerjasama dengan pihak ASDP. Jika jadi, maka masyarakat yang akan ke teluk kelabat hanya menempuh jarak kurang lebih 45 menit.

“ASDP sudah ok akan melayani pelayaran di teluk kelabat yang penyeberangannya kurang lebih 45 menit,” kata Gubernur.

Pembangunanya, lanjut Gubernur, akan dilakukan secepatnya, sebab jika dilihat dari sisi daerah Beliyu, Kabupaten Bangka, sudah ada pelabuhanya, tinggal perbaikan sedikit. Sedangkan di sisi Baki, itu harus ada pembangunan yang menyeluruh.

“Insya Allah pembangunanya bulan depan sudah jalan, dan di Beliyu pelabuhannya sudah siap tinggal di Baki yang belum siap,” ungkap Gubernur.

Oleh sebab itu, Gubernur berharap dengan adanya pembangunan pelabuhan Kapal Roro ini nantinya, berimbas pada semua aspek, salah satunya aspek perekonomian masyarakat dan perkemangan dua daerah tersebut.

“Jadi, masyarakat Parit Tiga yang biasanya mau ke Belinyu itu harus memutar ke Puding, Sungailiat baru ke Belinyu. Dengan adanya Pelabuhan Roro ini, kita berharap sisi dari Kecamatan Parit Tiga akan lebih berkembang, dan lebih memberikan pelayanan khususnya bagi masyarakat yang selalu ada kegiatan di Belinyu. Sebagaimana kita ketahui di Kecamatan Belinyu ada pelabuhan, tentunya ada komoditi atau barang perlu dibawa ke Belinyu dan sebaliknya,” jelas Gubernur.

Rencana cikal bakal pelabuhan kapal roro yang akan menghubungkan Baki menuju Tanjung Gudang Belinyu, tambah Gubernur, tanahnya sudah ada, yaitu berasal dari masyarakat Desa  Baki sendiri.

“Kita bersyukur masyarakat Baki mau memberikan tanahnya untuk dibangun pelabuhan atas partsipasi camat. Mudah-mudahan jika jadi pebuhan ini, dapat menggenjot perekonomian masyarakat di sini,” pungkasnya.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas