Gubernur dan Pejabat Forkompimda Sampaikan SPT Lewat e-Filling

Air Itam, Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi, SE, bersama Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan Pajak 2016 secara online dengan E-Filling serentak, dihadapan para undangan Kegiatan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Pajak 2016, yang diselenggarakan Kantor Pajak Pratama Pangkalpinang di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel,  Kamis (9/3/2017).

Gubernur mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat sebagai warga negara agar memenuhi kewajiban membayar dan melaporkan pajak kepada negara melalui Kantor Pelayanan Pajak. Karena, salah satu pilar kehidupan negara adalah partisipasi warga negara dalam menunjang pembiayaan negara itu sendiri, dalam hal ini adalah perpajakan nasional, dimana peranan pajak nasional terhadap APBN saat ini hanya 80%.

Sumber utama penerimaan Negara tersebut, lanjut Gubernur, adalah dari Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Bumi dan Bangunan yang masyarakat bayarkan.

Hal tersebut, sambung Gubernur, juga berdampak dalam struktur APBD Babel yang mana bantuan dana dari Pemerintah Pusat masih cukup besar. 

Oleh sebab itu, Gubernur berharap, agar apa yang menjadi target pemerintah untuk memperoleh pajak dapat terlaksana dengan baik, sehingga dibutuhkan penyampaian informasi tersebut oleh masyarakat sesuai dengan peranannya.

“Kita memotivasi supaya Masyarkat memenuhi kewajibannya membayar pajak pribadi atau perusahaan, sehingga  ada keseimbangan hak dan kewajiban. Karena, pemerintah dibiayai oleh pajak,” ungkap Gubernur Rustam.

Melalui momentum ini juga, Gubernur berharap, dapat dijadikan motivasi untuk memulihkan kesadaran masyarakat agar melakukan pembayaran pajak tepat waktu dan melaporkan dengan baik,  yang pada akhirnya, idaman untuk percepatan Pembangunan Indonesia pada umumnya dan Bangka Belitung pada khususnya bisa cepat terwujud.

“Pajak yang kita bayarkan ini akan kembali kepada kita dengan bentuk yang tidak langsung,” tandasnya.

Menyinggung masalah Tax Amnesty yang berakhir pada akhir bulan ini, Gubernur berharap kepada masyarakat yang belum melakukan kewajiban tax amnesty, diharapkan untuk segera diselesaikan pembayarannya, jangan sampai terlambat, sehingga tidak terkena sanksi yang lebih besar yaitu 30 % dari yang  sekarang 5 %, dan untuk UMKM sebesar 0,5%.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sumsel Babel, Ismiransyah M Zain, yang juga hadir dalam kesempatan itu, menjelaskan, Kegiatan Panutan Penyampaian SPT Tahunan di Babel ini, merupakan contoh yang baik daerah lain, karena dihadiri lengkap dari Pimpinan Pemerintahan, Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah hingga wajib pajak.

Ismiransyah menyebutkan, Sumsel Babel pencapaian realisasi pajak sampai saat ini mencapai Rp12,2 triliun, dan untuk Babel  sendiri  14% dari jumlah tersebut. Angka itu, menurutnya masih bisa ditingkatkan.

Kepatuhan secara umum ditambahkannya, Sumsel Babel lebih rendah dari Nasional, tetapi Babel lebih baik dari Sumsel.

Untuk itu, ditegaskannya, kegiatan yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk  meningkatkan kepatuhan masyarakat sebagai Wajib Pajak membayar dan melaporkan kewajiban pajaknya.

“Mustahil kalau kami saja yang bergerak. Untuk itu, kami sangat membutuhkan dukungan Bapak Gubernur, Forkopimda dan semua jajaran untuk mengingatkan masyarakat sebagai wajib pajak,” katanya.

Untuk Tax Amnesty yang juga akan berakhir 31 Maret ini, dikatakannya, saat ini Sumsel Babel telah mencapai realisasi Rp960 miliar, dan dari Babel Rp202 miliar.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Wajib Terbesar Orang Pribadi dan Badan, di seluruh KPP se-Babel.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekda Babel Dr Yan Megawandi, SH., M. Si, Kepala KPP Pratama Pangkalpinang, Fadjar Julianto, Pejabat dan Kepala OPD Pemprov Babel, serta perwakilan Wajib Pajak. (Lulus).

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas