Gubernur Erzaldi Ingin 2019 Semua SMA/SMK Sudah Terapkan Full Day

PAYUNG, BANGKA SELATAN – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) bagaimana caranya agar anak-anak didik yang ada di Sekolah-sekolah, terutama yang berada langsung dibawah Pemprov Babel, menjadi generasi masa depan bangsa yang cerdas dan berimtaq.

Salah satu formulasinya adalah, dengan menerapkan sistem pendidikan sehari penuh atau yang dikenal dengan sebutan Full Day. Untuk masalah ini, hingga sekarang baru sebagian kecil sekolah yang sudah menerapkannya.

Untuk itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, menginginkan pada tahun 2019 mendatang, semua SMA maupun SMK di Babel, telah menerapkan sistem belajar full day ini.

“Tahun 2019, SMA/SMK itu, hanya dari hari Senin sampai Jumat belajar, hari Sabtu datang ke Sekolah hanya mengikuti kegiatan ektra kulikuler (Ekskul). Dan pada hari tertentu, pada jam 2 siang bukan belajar tapi ekskul, itu disusun,” ungkap Gubernur dalam arahannya saat membuka Dirga SMANSAPA EXPO 2018, di Komplek SMAN 1 Payung, Bangka Selatan, Jumat (30/11/2018).

Dengan sistem tersebut, kata Gubernur, Guru dibiasakan tidak memberi PR kepada siswa, jadi tugas selesai di sekolah. “Di rumah siswa tinggal berdekat atau berkomunikasi dengan orang tua, sehingga hubungan batin antara anak dengan orang tua semakin dekat,” ujar Gubernur.

Selain itu, ditambahkan Gubernur,  nanti kalau semua sudah penerapan full day, siswa wajib membawa makan dari rumah. Orang tua wajib masak pagi-pagi buat anaknya.

Dengan membawa makan ke Sekolah, kata Gubernur, anak-anak diajari cara berbagi bersama temen-temennya. Misalnya anak A membawa 3 lauk, si B membawa 3 lauk, si C membawa 1 lauk, dan si D lauknya hanya pakai kecap.

“Dengan makan bersama-sama itu, anak-anak yang membawa lauk lebih itu diajarkan untuk memberi lauk kepada anak yang hanya lauknya kecap. Kemudian, dengan membawa makan ke sekolah, anak-anak juga diajarkan saling tukar lauk, sehingga ada rasa kebersamaan dan saling berbagi antar siswa. Ini adalah karakter yang harus kita tanamkan didalam jiwa anak-anak kita,” jelas Gubernur.

Disamping hal di atas, yang perlu diperhatikan pihak sekolah, menurut orang nomor satu di Babel itu, sekolah harus memprogramkan setiap pagi sebelum belajar,  bagi yang beragama islam, untuk mengaji. Ini, dimaksudkan, mendorong siswa berbuat baik.

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad/Rian
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas