Gubernur: Hasil Seminar Nasional dan Call for Paper Bisa Ditindaklanjuti ke Level Atas

BALUN IJUK, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, menyambut baik terselenggaranya Seminar Nasional dan Call For Paper “Pembangunan Nasional yang Berwawasan Lingkungan dan Berkeadilan Sosial”, yang diselenggarakan di Gedung Babel II Ruang Vicon  FH UBB, di Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (19/9/2019).

Menurut Gubernur, Seminar Nasional tentang lingkungan ini, dalam rangka mensosialisasikan apa-apa sebetulnya hambatan yang terjadi di masyarakat berkenaan dengan tindak tanduk hukum terhadap proses lingkungan, baik kerusakan maupun antisipasinya, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan lingkungan.

“Hasil dari seminar ini, bisa ditindaklanjuti dengan rekomondasi  - rekomondasi. Hal-hal yang di bahas dalam seminar ini, bisa ditindaklanjuti ke level yang lebih atas, termasuk bagaimana kita mengajukan penyempurnaan dari Undang - Undang yang ada sekarang terasa bagi daerah kita terlalu banci,” kata Gubernur.

Kegiatan ini, ditambahkan Gubernur, terlebih disampaikan oleh narasumber yang berkompeten, sangat  memberikan pencerahan bagi semua pihak terkait, bagaimana trik – trik memperdaya masyarakat pencinta lingkungan, melakukan punishment kepada masyarakat yang merusak lingkungan, terus bagaimana mengkolaborasi antara tambang dan kebijakan – kebijakan pasca penambangan di Babel.

Hal tersebut, kata Gubernur, tidak hanya berlaku bagi Pemprov Babel saja, akan tetapi kepada akademisi, masyarakat dan Pemkab / Pemkot, semua harus bergandeng tangan.

Dwi Haryadi, Dekan Fakultas Hukum UBB menjelaskan, pelaksanaan Seminar Nasional dan Call for Paper “Pembangunan Nasional Berwawasan Lingkungan  dan Berkeadilan Sosial” ini, dilatari  pada kondisi pembagunan ekonomi yang mengabaikan aspek perlindungan lingkungan hidup dan tidak mensejahterakan masyarakat secara merata.

Persoalan ini, menurut dia, tidak saja terjadi di Babel sebagai daerah tambang, akan tetapi juga terjadi di daerah lainnya. Akibat kondisi itu, kata dia, masyarakat jauh dari sejahtera.

Atas kasus seperti itulah, dikatakan Dwi Haryadi, fakultas hukum UBB mencoba mengambil peran dengan mempertemukan semua stakeholder terkait melalui kegiatan Seminar Nasional, dengan harapan hasil seminar ini, memberikan rekomendasi dan sumbangsih bagi perbaikan di masa mendatang.

Selain Gubernur Babel Erzaldi, Seminar Nasional tersebut, juga menghadirkan sejumlah narasumber lain, diantaranya Guru Besar Prof Nyoman Serikat Putra Jaya dari Universitas Diponegoro Rasio.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Hasan
Fotografer: 
Hasan
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas