Gubernur Ingin Kedalaman Pelabuhan di Babel di Atas 12 Meter

Pangkalpinang – Dalam upaya memperlancar arus keluar masuk masuk barang dari dan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), maka kedepan, Gubernur Babel Dr. H. Erzaldi Rosman, ingin agar kedalaman Pelabuhan yang akan dibangun kedalamannya harus di atas 12 meter.

“Dalam rangka membangun pelabuhan kedepan, kami dari Pemerintah Provinsi insya Allah akan mereklamasi wilayah tambang laut sebagaimana kerjasama dengan PT Timah. Mereka kan kita kasih waktu dua tahun untuk melakukan penambangan tersebut,” ujar Gubernur.

“Saya ingin dari reklamasi itu, kedalaman pelabuhannya lebih dari 12 meter. Kalau lebih dari 12 meter, berarti kapal yang bersandar di pelabuhan dengan kedalaman tersebut, bisa di atas 7 hingga 10 groston. Kalau ini terjadi, maka trasportasi di Babel akan murah,” tegas Gubernur, usai menjadi Inspektur Upacara Bendera Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-46 di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Senin (18/9/2017).

Gubernur menjelaskan, sebagai daerah kepulauan, ini menjadi tantangan, bahwa pelayanan tersportasi lebih besar ketimbang daerah pulau-pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa dan lainnya.

“Provinsi Kepulauan ini, pelayanan terhadap tersportasi itu harus kita optimalkan. Namun demikian, biaya yang tersedia untuk kita membangun fasilitas transportasi ini sangat besar, beda dengan daerah-daerah darat. Ini tantangan bagi kita, bagaimana kita berusaha menarik investasi, khususnya untuk membangun pelabuhan-pelabuhan penghubung,” terang Gubernur Erzaldi.

Gubernur menyebutkan, saat ini Babel memiliki lebih kurang 400 pulau. Dari jumlah ini, pelabuhannya hanya 15-an buah.

“Untuk itu, tahun ini, kita berupaya untuk menyiapkan rambu-rambu lautnya terlebih dahulu, itu pun belum sepenuhnya. Setelah rambu-rambu laut, Kita akan buat perencanaan dermaga, terutama untuk pulau-pulau yang jumlah penduduknya lebih dari 100 KK. Setelah itu, baru kita turun lagi ke penduduk yang 50 KK dan seterusnya,” kata Gubernur.

“Untuk menjalin ketersediaan pelayanan transportasi laut, darat dan udara, kita harus berupaya mencari investor-investor. Jadi, jangan sembarangan kita bikin pelabuhan, tetapi betul-betul harus direncanakan dengan sebaik-baiknya. Ingat, kalau bikin pelabuhan, kita harus mengundang kapal yang mau berlabuh,” tandas Gubernur.

Gubernur menambahkan, untuk membangun pelabuhan, jangan hanya berpikir bagaimana cara membuatnya, tetapi yang lebih penting bagaimana manfaatnya. (humasprov).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas