Gubernur Lantik Laksmi Abdul Fatah Sebagai Ketua BKOW Babel

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman melantik Hj. Laksmi Abdul Fatah sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa Bhakti 2018 – 2023.

Acara Pelantikan Ketua dan Pengurus BKOW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga diisi dengan Parade Hari Ibu ke-90 dengan mengusung tema "Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa" yang berlangsung di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Senin (31/12/2018),  ini turut dihadiri Wakil Gubernur Abdul Fatah, Sekda Bangka Belitung Yan Megawandi.

Ketua TP PKK Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung, Susanti dan sejumlah unsur terkait lainnya juga ikut hadiri dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Gubernur Erzaldi memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan selamat atas dilantiknya Hj Laksmi Abdul Fatah sebagai Ketua BKOW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk masa lima tahun mendatang.

“Pera­nan organisasi wanita di Bangka Belitung sangat dibutuhkan dalam melakukan penataan ke­hidupan sosial ke­masya­rakatan. Kebe­radaan berbagai organisasi wanita, seperti BK­OW, dapat mem­bantu tugas Pemerintah Pro­vinsi Kepulauan Bangka Belitung da­lam mensosialisasikan berbagai program Pemerintah ke masya­rakat,” jelas Gubernur.

Berkenaan dengan Hari Ibu, Gubernur mengatakan, bangsa hebat dan kuat, itu tergantung dari ibu yang kuat dan hebat.

“Peranan Ibu sangat luas, terlebih saat ini, daerah kita mendapat penilaian dari 10 para penilai yang menunjukan hasil indeks dalam melihat fungsi keluarga dan perawatan balita, serta akuntabilitas di KB dalam keluarga, itu sangat baik. Lalu jumlah peserta KB aktif juga dinilai baik. Akan tetapi, ada yang masih kurang perihal ibu hamil yang tidak dinginkan,” ungkap Gubernur.

Seperti contoh, kata Gubernur, di Bangka Tengah saat Ia jadi Bupati, terdapat 500 kasus perceraian per tahun. “Saya buat kebijakan menikah baik laki - laki atau si perempuan harus dalam keadaan siap. Dan syukur alhamdulillah hasilnya luar biasa," ungkap Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, saat ini, buruknya hubungan keluarga akibat dari buruknya komunikasi keluarga, yang seringkali membuat anak itu semakin jauh dari orang tua. “Saya berharap sikap kita pada keluarga harus ditonjolkan, dan para ibu agar selalu do’akan untuk suami yang baik – baik," ajak Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Ketua TPP PKK Bangka Belitung Melati Erzaldi, membacakan sejarah singkat awal mula diresmikannya Hari Ibu Pertama Kali di Yogyakarta, yang sampai saat ini masih dilaksanakan dan diperingati.

"Wanita yang hebat bukan wanita yang cantik, wanita hebat bukan wanita yang kaya, dan bukan pula wanita yang disampingnya ada lelaki gagah, tapi wanita yang mampu terus berdiri menyelesaikan masalah mampu berjalan semua akan berlalu, Wanita hebat mampu melukis suatu peroses, wanita hebat mampu bersabar saat tertekan, tersenyum dan bersabar saat terhina dan disaat hati menangis, wanita hebat mempesona dengan jiwanya, mampu membalut luka dan wanita hebat mampu menghapus dendam didalam hati," ungkap Melati.

Diakhir kegiatan dilakukan Pemotongan Nasi Tumpeng oleh Gubernur, sebagai tanda Puncak Peringatan Hari Ibu ke-90 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah Kategori kampung KB Cikar, lomba menulis dalam rangka HUT Hari Ibu, Implementasi PUG Provinsi Babel, dan Kategori Implementasi PUG tingkat Kabupaten dan juga Kota. (Imam).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Imam
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas