Gubernur Launching Harga Eceran Tertinggi Beras di Babel

Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dr. H. Erzaldi Rosman, SE., MM, Sabtu (23/9/2017), didampingi Kapolda, Danrem, Danlanal, melaunching Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras jenis Premium dan Medium di Babel.

Launching HET Beras di Pelataran Alun- alun Taman Merdeka Pangkalpinang, yang juga dihadiri Wakapolda Babel, Jajaran Pejabat Polda Babel, Hj Melati Erzaldi, dan istri Ny. Syaiful Bachri, dan sejumlah distributor Beras dan Sembako di Babel itu, ditandai dengan penekanan sirene pembukaan tirai stand yang menyimpan Beras Premium dan Beras Medium.

Usai penekanan sirena tanda launching, Gubernur didampingi Melati Erzaldi, Kapolda, Danrem dan Danlanal, langsung meninjau stand-stand Pasar Murah yang menjual Beras Jenis Premium dan Medium, termasuk stand Gula Pasir, Minyak Goreng, Terigu, Bawang, Cabai, dan beberapa stand pendamping lainnya, satua diantaranya adalah stand kerajinan tangan.

Gubernur dalam kesempatan itu mengatakan, sejak di launching HET Beras jenis Premium dan Medium ini, secara otomatis sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan hingga satu bulan kedepan.

“Sekarang kita sosialisasi dulu. Beras ini ada dua macam, yaitu Premium di harga Rp13.300 per kg, dan medium HET nya Rp.9.950 per kg. Masyarakat harus tahu, beda dua jenis beras ini, ada pada pecahan, patahan pada berasnya,” kata Gubernur.

Memang, ditambahkan Gubernur Erzaldi, kalau pakai tangan, masyarakat agak susah membedakannya, tetapi bersama kepolisian, Pemprov Babel kan ada Satgas Pangan. “Nanti, Satgas Pangan inilah yang akan mengecek ke pasar, mengambil sampel cek ke labolatorium. Kalau dari hasil lab terdapat  perbedaan, mereka (distributor) berbohong, itu akan kena sanksi,” ujar Gubernur.

Untuk jenis beras ini, ditegaskan Gubernur, peckingnya dibedakan. Jadi, terlihat jelas, bedanya mana premium mana medium.

“Mari kita bahagiakan masyarakat kita melalui harga sembako, khususnya beras ini. Kita harus bangga kalau kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa ini,” ungkap Gubernur.

Sementara itu, Kapolda Babel Brigjen Syaiful Zachri mengatakan, Polda Babel bersama Pemprov Babel telah membentuk Satgas Pangan. Satgas ini, kata Kapolda, bekerja memonitor harga- harga di pasar, yang tidak sesuai dengan ketentuan akan diambil tindakan.

“Polda Babel melalui Direskrimsus setiap hari melakukan operasi pasar dengan cara memantau serta mengecek perkembangan harga sembako, khususnya harga beras, mulai dari tingkat distributor, sub distributor, agent, dan pengecer, baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Dengan begitu, kita harapkan mampu untuk mengantisipasi kelangkaan dan menekan harga serta peredaran beras di Babel,” terang Kapolda Syaiful Zachri.

Pada kesempatan sama, Syaiful Zachri juga mengajak, khususnya para distributor di Babel agar dapat membantu masyarakat dan pemerintah untuk menyukseskan HET beras jenis peremium dan menium ini.(humasprov).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas