Gubernur: Perasaan Menjaga Alam Harus Berangkat dari Masyarakat

Air Itam, Pangkalpinang - Perasaan untuk memelihara Gunung Mangkol, perasaan untuk menjaga alam harus berangkat dari pribadi masyarakat. Demikian disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Diskusi Lingkungan Hidup Peduli Lingkungan Peduli Sesama, yang digelar oleh Yayasan Gunung Mangkol Lestari dan Alobi Foundation, Minggu (18/6/2017) di Teras Jajan Citraland Botanical City, Pangkalpinang.

Gubernur  mengungkapkan, beberapa waktu lalu rilis dari ICW yang menyebutkan bahwa Bangka Belitung sebagai Daerah yang Persentase kerusakan lingkungannya paling tinggi di Indonesia. Hal ini dijadikan motivasi agar kedepan persentase kerusakan ini bisa berkurang.

Kelestarian Lingkungan khususnya Gunung Mangkol ini, lanjut Gubernur, bukan serta merta tugas Pemerintah saja, tetapi semua elemen masyarakat Bangka Belitung. Dan hal ini, sudah dibuktikan oleh Yayasan Gunung Mangkol Lestari dan Alobi beserta para Rangernya.

“Virus kebaikan ini, diharapkan dapat disebarkan untuk semua, sehingga Insya Allah usaha kita peduli lingkungan dan sesama yang memberi manfaat dan kemartabatan bagi orang lain, yang dimulai dari sekarang, yakin akan tercapai,” ungkap Gubernur.

Demikian juga dalam Faktor Keamanan, bukan saja Tanggungjawab dua institusi TNI/Polri saja. “Mau sebanyak tentara atau polisi patroli di sana, kalau masyarakatnya masih terbiasa merusak alam, tebang kayu sembarangan, menggali tambang di lokasi hutan, akan percuma. Perasaan untuk memelihara ini, perasaan untuk menjaga alam harus berangkat dari masyarakat,” tegas Gubernur.

Bila Masyarakat sudah mampu mengendalikan keinginan berubah, menjadikan Taman Hutan Raya (Tahura) Mangkol memberikan suatu manfaat bagi manusia. Bukan melalui penambangan, maupun penebangan pohon, Gubernur Erzaldi yakin, ini akan dapat memberikan perlindungan hutan mangkol secara masif dan hebat. “Kalau virus kebaikan ini ditularkan kepada hutan-hutan lain di Indonesia, saya  yakin keberadaaan hutan kritis di Bangka Belitung akan berkurang,” timpalnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada Yayasan Gunung Mangkol Lestari dan Alobi, agar jaya dan tetap bersemangat dengan dukungan masyarakat Bangka Belitung.

Sebelumnya, Ketua Panitia Diskusi Lingkungan Hidup Peduli Lingkungan Peduli Sesama, Ahmadi Sofyan melaporkan bahwa acara ini berlangsung secara spontan, cukup singkat, dan konsepnya singkat.

Kegiatan ini juga disampaikannya, sama sekali tidak menggunakan Dana Yayasan Gunung Mangkol maupun Alobi, semua murni dari sokongan dana para pendiri dan donator. Untuk itu, Ia berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu.

“Yayasan Gunung Mangkol Lestari saat ini, sedang menjalankan program yang salah satunya pembibitan dengan target menghijaukan Gunung Mangkol. Sedangkan Alobi Organisasi yang sangat konsen terhadap penyelamatan hewan-hewan di Bangka Belitung,” kata Ahmadi Sofyan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Gunung Mangkol Lestari, Ir. Djohan Riduan Hasan mengaku sangat senang atas gagasan para pemuda yang dengan luar biasa bersinergi dengan 10 desa di sekitar Mangkol dan pihak lain, sehingga bisa menyelenggarakan kegiatan ini. “Mudah-mudahan ini menjadi sinergi luar biasa, menjadi tonggak, langkah kita untuk lebih maju menyelamatkan Gunung Mangkol dari kerusakan,” ungkapnya singkat.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembagian Paket Lebaran kepada masyarakat sekitar mangkol, Karyawan Yayasan Gunung Mangkol, serta petugas kebersihan dan Pemulung di Parit 6 Pangkalpinang.

Selain Gubernur, Erzaldi Rosman, Acara Diskusi ini mengetengahkan Dirjen Gakkum KLHK RI, Dr. Rasio Ridho Sani, Ketua Yayasan Gunung Mangkol Lestari, Ir. Djohan Riduan Hasan, Danrem 045 Garuda Jaya, Kolonel Inf Abdurrahman, Kapolda Babel yang diwakili oleh Kombes Zaidan, dengan moderator Dr. Ibrahim Dekan Fisip UBB.

Hadir juga dalam kegiatan yang juga dilakukan Buka Bersama ini, Tokoh-tokoh Bangka Belitung, Kades sekitar Mangkol serta masyarakat. (Lulus).

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas