Gubernur: Semangat Gotong Royong Harus Dimulai dari Keluarga

Pangkalanbaru, Bangka Tengah - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. H. Erzaldi Rosman, SE., MM, Rabu (6/9/2017), menghadiri Puncak Acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-45 Tahun 2017 tingkat Provinsi Babel.

Selain itu, Gubernur juga membuka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Bangka Tengah tahun 2017, sekaligus Pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Tingkat Kabupaten Bangka Tengah yang dipusatkan di Lapangan Bola, Desa Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Provinsi Babel, Hj. Melati Erzaldi, Hj. Laksmi Dharmayanti Abdul Fatah, Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Tengah, Drs. H. Yuvendi, unsur Forkopimda Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Tengah, sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel, dan Kabupaten Bangka Tengah, Ketua dan Anggota TP PKK se-Provinsi Babel, Camat, Lurah/Desa se-Babel dan unsur terkait lainnya.

Gubernur Erzaldi Rosman dalam kesempatan tersebut, menyebutkan akhir-akhir ini semangat Gotong royong semakin luntur. “Oleh karena itu, nilai atau semangat Gotong Royong ini, harus dimulai dari keluarga. Apapun yang dikerjakan secara bersama-sama, menurutnya, hasilnya akan lebih optimal,” ujar Gubernur.

Gubernur pada kesempatan yang sama juga mengajak seluruh masyarakat di Babel, agar tiada hentinya untuk mensosialisaikan gotong-royong ini. “Gotong royong mempunyai nilai yang harus kita pelihara dan jaga keberlangsungannya, mengingat gotong royong membuat bangsa kita semakin besar, keutuhan bangsa semakin erat, dan membuat masyarakat bisa saling bersosialisasi,” ungkap Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga mengatakan, berkenaan dengan Pencanangan Germas, program tersebut merupakan Gerakan Masyarakat Hidup sehat yang diantaranya menyerukan gerakan Aktifitas Fisik, Makan Buah dan Sayur, dan Cek Kesehatan secara rutin.

Perilaku hidup sehat ini, menurutnya, harus dimulai dari diri sendiri, dan harus juga dimulai sejak dini. Untuk itu, peran orang tua, pendidikan dan masyarakat sangatlah diperlukan. Semua itu, dapat terlaksana dari kesadaran masyarakat itu sendiri.

Sementara itu, Ketua TP PKK Pusat dr. Erni Guntarti Cahyo Kumolo dalam sambutannya yang disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Babel, Hj. Melati Erzaldi mengatakan, hingga saat ini Gerakan PKK telah berkiprah di bumi Pertiwi selama 45 tahun.

“Ibarat usia manusia masuk usia produktif yaitu suatu usia yang semangat penuh energi. Usia inilah yang perlu kita gelorakan dalam pengabdian selaku unsur TP PKK sampai kapanpun," kutip Melati.

“Sesuai tema peringatan tahun ini,  “Dengan HKG PKK Ke-45 Tahun 2017, Kita Lakukan Akselerasi Program-Program PKK Untuk Mewujudkan Visi Dan Misi Gerakan PKK”. Maka diharapkan segenap jajaran TP PKK secara berjenjang mampu menyusun rencana aksi dalam rangka akselerasi/percepatan program-program PKK. Akselerasi diperlukan, karena perkembangan program masyarakat maupun program pemerintah berkembang sangat pesat dewasa ini,” jelasnya.

Disamping itu, Peringatan HKG PKK juga harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi mengenai hal-hal apa saja yang telah dilakukan oleh TP PKK selama setahun ini, dan apakah program yang dilakukan telah selaras dengan program-program pemerintah.

Pada sesi wawancara, Hj Melati berharap keluarga di Bangka Belitung menjadi keluarga yang tangguh dan mandiri, hubungan orang tua dan anak semakin akrab dan harmonis. “Kegiatan ini diharapkan bukan sekedar seremonial belaka, tetapi diimplementasikan di keseluruhan keluarga Bangka Belitung,” kata Melati Erzaldi.

Sebelumnya, Bupati Bangka Tengah yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Tengah, Drs. H. Yuvendi dalam sambutannya mengharapkan momentum kegiatan ini, dapat semakin menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan dan gotong-royong di segenap lapisan masyarakat, sekaligus menghadirkan sinergitas yang semakin mantap untuk bersama-sama mengekslarasi pemberdayaan dan pendayagunaan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra pemerintah desa.

BBGRM ini, menurutnya, untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan yang dalam pelaksanaannya membutuhkan partisipasi masyarakat.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Babel Drs. H. Sunardi, M.AP menyampaikan, Pelaksanaan Kegiatan ini dilandasi akan Nilai-nilai Gotong Royong Masyarakat tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat, sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna, untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat baik di desa dan kelurahan dalam memperkokoh NKRI.

“Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, perlu adanya pemberdayaan masyarakat melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

Puncak Acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-45 Tahun 2017 tingkat Provinsi Babel ini, ditandai dengan Pemotongan Tumpeng oleh Ketua TP PKK Provinsi Babel, Hj. Melati Erzaldi, diikuti Penandatangan Naskah dan Komitmen Pencanangan Germas, dan secara Simbolis Gubernur memotong Pita sebagai tanda dimulainya Gemas, dan bersama tamu undangan secara simbolis juga makan Buah dan Sayur.

Di penguhujung acara, Gubernur juga menyerahkan Penghargaan Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan atas Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Babel, kepada Desa Buding dan Kelurahan Sungai Selan sebagai Pemenangnya.

Kegiatan ini, dimeriahkan stand-stand Bazar yang menyuguhkan berbagai produk UMKM dari berbagai PKK dan Kecamatan di Babel.(Lulus).

 

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas