Gubernur Tanam Perdana Padi Organik Sintanur dan Padi Hitam

HUMASPRO, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman tanam Perdana Padi Organik Varietas Padi Sintanur dan Padi Hitam, di Areal Persawahan Desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Senin (13/1/2020).

Di Areal seluas 23,74 Hektar ini akan menjadi awal penanaman Padi Organik Varietas Padi Sintanur dan Padi Hitam bagi 4 Desa lainnya yaitu Zed, Labu, Paya Benua, dan Puding, memanfaatkan sawah dan mengembalikan fungsinya setelah sudah lama dibiarkan kurang lebih 10 tahun, melalui pola korporasi dan prokades/kemitraan antara masyarakat dan swasta.

Dalam Sambutannya Gubernur Erzaldi menyampaikan penanaman padi ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat meningkatkan ekonomi melalui hasil produksi di Bidang Pertanian. 

Diharapkan, masyarakat jangan mengandalkan satu komoditas saja. "Sekarang kita jangan mengandalkan satu komoditi, apa yang bisa di tanam, ditanam saja," ujar Gubernur.

Dijelaskan juga oleh Gubernur Erzaldi, Penanaman Padi Organik ini merupakan pertama di Bangka Belitung. Selain ramah lingkungan, hasil yang didapat dari sistem ini, akan lebih maksimal. Oleh sebab itu, setiap Desa nanti dalam mengelola persawahan ini, melalui Dinas Pertanian Babel akan diberikan seorang Pendampingan atau ahli Persawahan Organik.

Penanaman Padi Organik Varietas Padi Sintanur dan Padi Hitam merupakan tata cara pembudidayaan padi yang menggunakan pupuk alami dan tidak mengandung pestisida sama sekali. Selain ramah lingkungan pada sistem ini menitikberatkan pada kesehatan atau kualitas tanah sebagai media tanamnya.

Di persawahan itu, Gubenur bersama Perwakilan Pemerintah Kabupaten Bangka, Forkopimda Kabupaten Bangka, Camat dan Kepala Desa langsung menanam dengan sistem tebar benih.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas