Hadiri Kick off Implementasi dan Demo Integrasi SIMDA Perencanaan, Gubernur: Kita Mau Benar

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman menghadiri Kick off Implementasi dan Demo Integrasi SIMDA Perencanaan Pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel sekaligus Penyerahan Penghargaan Capaian Opini WTP Atas LKPD Tahun 2017 di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, Rabu (10/10/2018).

Kegiatan yang diawali dengan Penandatanganan serah terima Standar Meta Language Antara Perwakilan BPKP Kepulauan Bangka Belitung, Faisal dan Kepala Bappeda Babel, Fery Insani, dilanjutkan dengan Penyerahan CD Aplikasi, Database, dan SML dari Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Gatot Darmasto kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Serta Penyerahan Penghargaan Capaian Opini WTP Atas LKPD Tahun 2017 kepada Gubernur oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Supendi. Dalam paparannya, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Gatot Darmasto menyampaikan, BPKP menargetkan paling tidak untuk SPIP dan APIP harus berada di level 3 untuk mengantisipasi tindak korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Lanjutnya, dalam sebuah Organisasi, Manajemen Pemerintahan, SPIP dan APIP merupakan tiga Pilar Utama Organisasi, dimana jika tiga pilar tersebut tidak kokoh, maka akan merobohkan organisasi tersebut. Karena  itu, menurutnya, kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan khususnya untuk kelangsungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Bangka Belitung. 

Dijelaskannya juga, peningkatan Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP pada Level 3 di setiap Lembaga Pemerintah tahun 2019 merupakan amanah langsung Presiden RI Joko Widodo, untuk menuju Pemerintahan yang Good Governance.

Untuk itu, dibutuhkan Komitmen Pemerintah dalam memperkuat Kelembagaan melalui Kematangan SPIP dan Kapabilitas APIP. Saat ini, dipaparkannya Delapan Pemerintah Daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih rendah dalam Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) hal ini membuatnya rentan terjadinya tindak pidana korupsi.

Untuk SPIP baru Kabupaten Bangka Tengah yang berhasil berada di level 3, sedangkan enam pemerintah daerah yakni Pemerintah Provinsi, Pangkalpinang, Bangka, Bangka Barat, Belitung, dan Belitung Timur. Sedangkan Kabupaten Bangka Selatan masih berada di level 1. "Di Babel targetnya harus 6 yang sudah level 3. Tapi, Alhamdulillah baru 1 kabupaten Bangka Tengah yang level 3," imbuhnya.

Sedangkan untuk APIP tidak ada pemerintah daerah di Babel yang meraih level 3. Namun, baru dua kabupaten yang berhasil meraih level 2 yakni Bangka dan Bangka Tengah. Enam pemerintah daerah lainnya masih berada di level 1. Untuk membantu mewujudkan hal tersebut BPKP telah membangun aplikasi tang saling terintegrasi dan salah satunya adalah SIMDA Perencanaan ini. Dirinya berharap Aplikasi ini bisa diterapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara Gubernur Babel Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sangat penting khususnya bagi penyelenggaraan pemerintahan ke depan yang lebih baik lagi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada BPKP yang telah mendampingi Pemprov Babel dalam kepemerintahan ini.

Bukan hanya Pencapaian WTP, APIP dan SPIP Level 3 esensinya, tetapi indikator - indikator di dalamnya yang harus dicapai. "Ketika meraih WTP, APIP dan SPIP kita mencapai level 3 jangan sampai uforia berlebihan tetapi bagaimana mempertahankan dan meningkatkannya," jelasnya.

"Kalau pemimpinnya tidak ada niat akan hal ini, maka tidak akan tercapai. Dengan perencanaan ini kita mau benar, mau betul, dan mau baik. kalau masih ada yang melanggar berarti mempunyai niat yang tidak baik," timpal Gubernur.

Gubernur berharap bantuan secara gratis oleh BPKP ini, dilaksanakan untuk kepemerintahan yang lebih baik lagi. "Ketika mengikuti alur dari program ini, kita akan terasa ringan dalam menjalankan tugas kita," pungkasnya.(Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas