Harga Lada Membaik, Petani Mulai Bergairah

BANGKA TENGAH—Secercah harapan kini mulai dirasakan para petani lada di Pulau Bangka. Pasalnya, pergerakan harga lada terus naik hingga mencapai kisaran Rp. 60.000 per kg.   Membaiknya harga ini membuat petani mulai bergairah kembali setelah dirundung kelesuan akibat harga yang anjlok. Tentu saja kenaikan harga ini patut disyukuri dan merupakan upaya kerja keras semua pihak  termasuk berbagai terobosan yang dilakukan Pemprov Babel.

Naiknya harga lada ini seperti dikatakan petani lada dari Desa Namang Bangka Tengah Joni (36) tentu membuat petani gembira. “Harga  lada naik merupakan kabar baik bagi kami petani. Harapan kami harga akan terus naik karena berkebun lada merupakan pekerjaan kami sejak zaman nenek moyang  dulu dan tak mungkin akan kami tinggalkan,” ujar Joni yang tinggal di Jalan Lapangan Bola RT 004/001 Desa Namang ini.

Lebih jauh Joni mengatakan, memang harga lada mulai naik sejak awal bulan ini dari kisaran harga semula Rp. 48.000 per kg. “Kami juga tahu melalui media massa pemerintah tidak tinggal diam dan  berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk menaikkan harga lada. Termasuk  upaya pak gubernur yang rajin ke kampung-kampung dan mengadakan pertemuan dengan buyer, eksportir, dan pihak lainnya,” tukas Joni ketika ditemui di Desa Namang Bangka Tengah pada Selasa (16/10/2018).

Senada dengan Joni, petani yang membuka kebun lada di Bangka Selatan, H. Romadhon alias H. Eng (61) menyatakan merupakan suatu keberkahan tersendiri harga lada mulai merangkak naik. “Alhamdullilah untuk kondisi saat ini terutama di tingkat pedagang besar harga lada sudah bisa mencapai Rp. 60.000 per kg. Tentu ini membuat gairah dan semangat petani lada mulai bangkit kembali. Ini patut kita syukuri bersama dan tetap berdoa agar harga terus membaik,” ujar H. Eng pada Selasa (16/10/2018).

Menurut H. Eng, naiknya harga lada ini tak bisa dilepaskan dari upaya kerja keras yang dilakukan Pemprov Babel bersama pihak lainnya. “Kita patut memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Babel khususnya pak gubernur yang tak kenal lelah turun ke kampung-kampung untuk memberikan semangat kepada petani sekaligus mencari solusi terhadap persoalan harga lada ini. Juga  kita tahu pak gubernur telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan eksportir, buyer, dan petani sendiri.  

Selain itu H. Eng sendiri menyatakan dirinya secara pribadi siap membantu para petani untuk meningkatkan produktivitas kebun lada. Termasuk konsultasi soal pupuk, pengobatan penyakit, dan mencari bibit yang baik. “Di rumah saya hampir tiap malam petani lada  kumpul untuk bersama-sama membahas soal kebun lada. Bahkan tak lama lagi ada pihak pemerhati pertanian dan perkebunan dari Jakarta yang akan meninjau kebun saya,” tukas H. Eng.

 

 

 

 

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Irwanto
Fotografer: 
Irwanto/Lulus
Editor: 
Irwanto
Bidang Informasi: 
Humas