Keberadaan Badan Kesbangpol Sangat Penting

Air Itam, Pangkalpinang - Kompleksitas permasalahan  yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik baik skala Provinsi maupun Kabupaten/Kota mengenai ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan, harus ditanggani secara serius dengan upaya solusi penyelesaian yang akan melibatkan berbagai komponen forum kehidupan bermasyarakat.

Demikian sambutan tertulis Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi, SE yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Ir. H. Syahrudin, M.Si, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Tarmin, M.Si pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Badan Kesbangpol se Babel di Hotel Bangka City,  Pangkalpinang Selasa (21/2/2017).

Lebih lanjut dikatakan Syahrudin, Babel merupakan Provinsi yang kaya akan sumber daya alam serta memiliki keberagaman baik dari suku, adat istiadat, bahasa maupun agama dan etnis. Keberagaman masyarakat Babel ini, dinilai sangat tepat dengan semboyan Negara Republik Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tetapi dalam satu kesatuan. Semboyan  Bhineka Tunggal Ika dimaksudkan agar semua komponen masyarakat dapat menyadari bahwa keberagaman yang ada dapat menimbulkan suatu dampak baik positif maupun negatif.

Oleh sebab itu, menurut Syahrudin, dibutuhkan peran penting dari Badan/Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, selaku mata dan telinga untuk mendukung tugas Kepala Daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban, sehingga keberadaan Badan/Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota sangatlah penting.

Syahrudin juga mengingatkan tentang pentingnya toleransi dalam berkehidupan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Syahrudin juga menyinggung ditundanya Badan Kesbangpol menjadi instansi vertikal. Kata dia, hal itu tidak akan menjadi masalah bagi Badan Kesbangpol Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam menyusun perencanaan.

Rakor Perencanaan Badan Kesbangpol se Babel ini, diikuti 44 orang peserta dari Badan/Kantor Kesbangpol Provinsi maupun Kabupaten/ Kota, dan akan selama 3 hari, dan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Sekda Babel, Kepala Bappeda Babel, dan Kepala Badan Kesbangpol Babel. (Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas