Kembali Ajak Subuh Berjemaah, Ratusan Pejabat Pemprov Babel Diingatkan Tentang Dahsyatnya Hari Kiamat

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, kembali mengajak ratusan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Administrator (Eselon III), dan Pengawas (Eselon IV) di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel sholat subuh berjemaah di Masjid Al-Kamal Komplek Kantor Gubernur Babel, di Air Itam Pangkalpinang.

Setelah melaksanakan sholat subuh berjemaah, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Afifi Abdul Wadud Ketua Dewan Pembina Forum Da’i Yogyakarta.

Selain para Pejabat Eselon II, III, dan IV, juga turut serta dalam Subuh berjemaah dan tausiyah subuh tersebut, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I) Pemprov Babel, Yan Megawandi, serta sejumlah masyarakat di lingkup Pemprov Babel.

Ratusan Pejabat Pemprov Babel yang hadir tersebut, oleh Ustadz Afifi Abdul Wadud, diingatkan tentang dahsyatnya hari kiamat.

Dijelaskan Ustadz Afifi, hari kiamat itu adalah dimana terjadi peristiwa keguncangan yang luar biasa. Hari Kiamat, ditegaskannya, diartikan sebagai hari akhir yang juga disebut dengan istilah yaumul qiyamah, yaumul hisab dan sebagainya.

Kiamat secara istilah diartikan sebagai kehancuran alam semesta dan segala kehidupan di muka bumi, dibangkitkannya orang yang sudah mati kemudian di hisab amal-amalnya.

“Tidak seorang pun yang tahu kapan hari kiamat akan terjadi. Bahkan nabi sendiri tidak tahu kapan kiamat akan tiba, hanya Allah SWT sajalah yang mengetahuinya,” kata Ustadz Afifi. 

Sebelum hari kiamat datang, sebagai manusia, katanya, masih memiliki kesempatan untuk hidup dan bertobat. “Yang penting bagi kita sebagai manusia, bagaimana menyiapkan kedatangan kiamat, diantaranya dengan memperbanyak amal-amal soleh,” ungkap Istadz Afifi.

Disamping itu, Ustad Afifi juga menyampaikan beberapa hal yang dihindari untuk menghadapi kiamat, satu diantaranya adalah, kekayaan yang membuat manusia melampaui batas. “Kadang orang menjadi baik ketika ia fakir. Namun, saat diberi Allah limpahan kekayaan, dia malah menjadi sombong,” jelas Ustadz Afifi.

Karena itu, ditegaskan lagi oleh Ustadz Afifi, manfaatkanlah sehat yang masih diberikan oleh Allah ini, dengan banyak berbuat amal kebaikan. “Kalau kita seorang aparatur sipil negara, maka jalankan amanah itu dengan penuh keikhlasan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” demikian pesan Ustadz Afifi.

Sebelumnya, Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, sholat subuh berjemaah bersama Pejabat Eselon di likungan Pemprov Babel ini, tujuannya tidak lain, hanya untuk mengajak para ASN untuk berbuat baik, dan bersilaturahmi antar sesama ASN.

“Dirunut dari ilmu kesehatan dan ilmu kejiwaan, sholat subuh ini kalau kita lakukan secara rutin secara berjemaah di masjid, akan merubah karakter dan kepribadian sesesorang. Makanya, kita mengundang ASN tanpa mau absen atau apalah, untuk berbuat kebenaran, saling bersilaturahmi, sekaligus mendengar tausiyah,” kata Gubernur.

Harapan kedepan, ditambah Gubernur Erzaldi, karakter para ASN ini, sedikit demi sedikit akan berubah. “Kita sewajarnya sekalipun  sedikit agar dapat melakukan perubahan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian melakukan perubahan ke lingkungan sekitarnya, termasuk pada lingkungan kantor,” ujar Gubernur.

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas