Kepala Sekolah Diajak Buat Jadwal Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Babel, mengajak para Kepala Sekolah Dasar di Babel untuk membuat jadwal pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah yang mendapatkan bantuan dari Pemprov Babel.

Diharapkan nantinya, makanan tambahan itu, menggunakan bahan lokal, serta dilakukan monitoring dari masing- masing pihak terkait. Demikian sambutan Gubernur yang disampaikan Asisten I Setda Pemprov Babel, Haryoso, saat membuka Raat Koordinasi (Rakor) Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) Tahun 2018 di Bangka City Hotel, Selasa (13/2/2018).

Lebih lanjut Haryoso menyampaikan, peningkatan sumber daya manusia dengan menciptakan generasi emas, merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia itu, khususnya di Babel, perlu dilakukan melalui pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah.

"Tujuan pemberian makanan tambahan anak sekolah adalah untuk mencegah kekurangan protein bagi anak, juga memberikan ketahanan tubuh siswa pada saat jam belajar,” kutip Haryoso.

Kepada Kepala Sekolah, yang sekolahnya menjadi sasaran pemberian makanan tambahan, diharapkan agar menyediakan makanan memenuhi syarat makanan sehat, bergizi dan seimbang.

“Walaupun hanya sebagai kudapan harus memiliki syarat yang sesuai dengan bahan dan pengolahan yang sehat, bergizi dan seimbang,” tambah Haryoso.

Pemberian makanan tambahan untuk sekolah ini nantinya pada jam istirahat pertama. Jadwal pelaksanaannya, kata Hatyoso, akan dilaksanakan mulai bulan Februari sampai dengan Mei 2018. Sebelum bulan ramadhan, kegiatan PMTAS telah selesai dilaksanakan.

Dalam kesempatan sama, Ketua TP PKK Provinsi Babel, Hj. Melati Erzaldi mengatakan, banyak sekolah yang jaraknya jauh dari sekolah mereka, dan orang tua mereka dengan kesibukkannya masing- masing menjadikan anak anak mereka tidak sempat makan sebelum ke sekolah. Hal ini akan berakibat anak akan merasa lapar saat belajar, dan berakibat kekurangan asupan gizi.

“Dengan adanya program pemerintah ini, dapat meningkatkan kebutuhan gizi anak sekolah khususnya sekolah yang menerima program Pemprov Babel di 6 SD yang ada di 6 Kabupaten se Babel,” ujarnya.

Melati mengharapkan kepada kepala desa, kepala sekolah, Tim PKK desa yang ada di 6 sekolah dasar untuk melaksanakan pemberian makanan ini, melalui pengolahan makanan yang baik, sehat dan bergizi, serta seimbang dengan memperhatikan bahan- bahan makanan lokal yang ada.

"Tujuan akhir PMTAS  adalah pembiaasaan sejak dini bagi anak-anak untuk mengkonsumsi makanan sehat di sekolah," ungkap Melati.

Di akhir sambutannya, Melati menegaskan, pemberian makanan tambahan pada waktu istirahat pertama dari jam 9 hingga jam 10 pagi di sekolah, sehingga siswa sekolah dasar yang mendapatkan bantuan terbantu dari segi gizi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemerintah dan Desa Babel M. Yuliswan menyebutkan, penerima pemberian tambahan makanan anak sekolah ini diantaranya  SDN 11 Bakam, SD Negeri 8 Simpang Pesak Belitung Timur, SD Negeri 13 Air Gergas Bangka Selatan, SD Negeri 4 Badau Belitung, SD Negeri 5 Lubuk Besar Bangka Tengah, SD Negeri Tempilang Bangka Barat. (Sentosa).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas