LKPPD Babel Diharap Masuk 5 Besar

Pangkalpinang – Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan otonomi daerah yang sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab, serta mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif dan efisien sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik (good Governance), Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri, bekerjasama dengan Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LKPPD) Tahun 2016.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Anggrek, Hotel Puncak Lestari, Pangkalpinang, Jumat (10/3/2017) dan diikuti perwakilan OPD terkait Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se Babel ini,  dibuka Sekda Babel, Dr Yan Megawandi, SH., M.Si yang diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum K. A Tajudin, SH.

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, Sekda mengatakan, prinsip tata pemerintahan yang baik (good Governance) salah satunya adalah mekanisme kewajiban Kepala Daerah untuk menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan Pemerintahan.

Hal itu, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang LPPD kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada DPRD dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Kepada Masyarakat.

Dalam pengisiaan LPPD ini, ditambahkan Tajudin, data menjadi perhatian, yang kadangkala sering diabaikan. Padahal, kesesuaian Data itu menjadi sangat urgent. Menyangkut data tersebut, sambung Tajudin, di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel  Organisasi Perangkat daerah yang baru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, relatif tidak terlalu banyak, nomenklatur dan jumlah yang relatif sama dengan sebelumnya.

“Mudah-mudahan tidak menimbulkan permasalahan dalam pengisian LKPPD ini. Saya berharap dalam pengisian LKPPD ini, yang juga mendapat penilaian dari pusat sebagai motivasi bagi daerah memberikan LKPPD sebaik-baiknya, dimana selama ini Babel mendapat predikat yang cukup bagus,” kutip Tajudin.

Bimtek ini, diharapkan menjadi media bagi aparatur Pemerintah se Babel dalam menggali informasi sebanyak mungkin, untuk pengisian LKPPD lebih baik dan berkualitas, yang pada akhirnya diharapkan LKPPD Babel bisa masuk tingkat 5 besar, sehingga meningkatkan citra Babel di mata Nasional.

Lebih lanjut dikatakan, Pemprov Babel saat ini, melakukan Inovasi dengan aplikasi khusus yang terintegrasi dengan pengisian berbagai laporan terkait penyelenggaraan Pemerintahan, yang akan diuji coba dalam waktu dekat ini,  sehingga dengan sekali kerja dapat banyak manfaat dan efektif.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Kasubdit Evaluasi Kinerja Wilayah I, Direktorat EKPKD, Puling Remigius Kornelius, menyampaikan Pelaksanaan Desentralisasi Otda sesuai UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ditujukan untuk meningkatkan kemandirian Pemda dalam penyelesaian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya, baik dari segi pembuatan kebijakan maupun pelaksanaan kebijakan, sehingga dapat mempercepat peningkatan daya saing daerah dan peningkatan kuantitas serta  kualitas pelayanan publik kepada masyarakat umum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, atas landasan Kepemerintahan yang baik (good governance).

Dalam proses tersebut, sambung Puling, Pemerintah perlu selalu memonitor, mengevaluasi kinerja dan tingkat keberhasilannya. Pelaksanaan monev tersebut, diimplementasikan dalam bentuk LKPPD ini.

“LKPPD ini juga dilaksanakan untuk mengetahui Langkah kekuatan dan kelemahan suatu daerah yang menjadi dasar sebagai masukan dalam penyusunan perencanaan Pemerintah Daerah. Kegiatan ini, dilaksanakan di daerah supaya tepat sasaran,  dan memenuhi target program, juga sebagai media desiminasi informasi yang efektif sebagai strategi dan tata cara pengisian LKPPD,” ungkap Puling.  (Lulus)

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas