Malam Natal, Plt Gubernur Babel Inspeksi Posko Pantau dan Operasi Lilin

Pangkalpinang - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr Yuswandi A Temenggung, Sabtu (24/12/2016) meninjau langsung Posko Pemantauan Pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, serta Pengamanan Operasi Lilin Menumbing 2016.

Peninjauan diawali dari Kantor Gubernur Babel di Air Itam, Pangkalpinang, sekitar pukul 18.30 Wib. Di tempat ini, Yuswandi melakukan inspeksi untuk memastikan kesiapan petugas di Posko Pemantauan Pelaksanaan Natal dan Tahun Baru Pemprov Babel. Dirinya sempat berkomunikasi dengan Kabag Humas dan Protokol Muhammad Ali dan Kabid Penegakan Perda dan Perundang-undangan Satpol PP Sucipto.

Menjelang pukul 20.00 Wib, Plt Gubernur Babel bersama Kapolda Brigadir Jenderal Polisi Anton Wahono, Komandan Korem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Tjatur Putra Gunadi Genah, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kolonel Laut (P) Teguh Gunawan, Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) HAS Hanandjoeddin Letnan Kolonel Nav Candrasa Yuda, Wakapolda Kombes Pol Istiono, dan Kasatpol PP Babel Harrie Patriadi bergerak menuju sejumlah titik pengamanan di tempat-tempat ibadah, pos pelayanan dan pengamanan di Kota Pangkalpinang. Diantaranya Gereja Katedral, Gereja GPIB dan posko di depan pusat perbelanjaan ibukota Provinsi Babel.

Menurut Yuswandi, peninjauan dan pemantauan posko serta sejumlah titik lainnya merupakan upaya pemerintah untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat. Terutama bagi umat Kristiani yang merayakan misa malam Natal agar tenang tanpa gangguan.

Dirinya memastikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat di Babel sangat kondusif. Kondisi ini diharapkan berlangsung hingga Tahun Baru 2017.

"Sampai saat ini masih aman terkendali. Ini merupakan hal yang baik untuk dilakukan oleh seluruh kompenen di Bangka Belitung," ujarnya.

Kapolda Babel Anton Wahono mengaku bersyukur karena pengamanan di Pangkalpinang dan sekitarnya relatif aman terkendali.

Terkait ketatnya pengamanan yang dilakukan tahun ini, dirinya menegaskan bahwa itu dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan tenang bagi mereka yang merayakan Natal.

"Seluruh gereja yang melaksanakan kebaktian kita lakukan pengamanan," ucapnya.

Meski tidak menyebutkan jumlah rinci, Anton menyatakan pengamanan melibatkan tim gabungan Polri, TNI, Pramuka, Banser NU, dan Senkom.

Danrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Tjatur Putra Gunadi Genah menambahkan, banyak pihak yang dilibatkan dalam Operasi Lilin Menumbing 2016, baik bersifat aktif, terbuka dan tertutup, termasuk tim yang siaga di wilayahnya masing-masing.

"Dilakukan bersama-sama secara terpadu, serta patroli-patroli gabungan baik TNI dan Polri," terangnya.

Tim dan Posko

Terpisah, pada Jum'at (23/12/2016), Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dr Yan Megawandi SH MSi memimpin rapat koordinasi pembentukan tim dan pendirian posko pemantauan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di ruang kerjanya, Jum’at (23/12/2016).

Di depan peserta rapat yang dihadiri seluruh satuan kerja (satker) di lingkup Pemprov Babel, Yan Megawandi meminta satker meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan sebagai langkah antisipatif dari bentuk gangguan keamanan di Bangka Belitung.

Apalagi, katanya, belum lama ini sejumlah warga negara asing (WNA) diketahui datang dan bekerja secara ilegal di Babel. Sebab itu, dibutuhkan upaya peningkatan pemantauan dan pengawasan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Terhadap kejadian yang tidak wajar dan mencurigakan, agar dapat ditindaklanjuti melalui pengembangan deteksi dini.

“Tim ini jangan sampai show off. Prinsipnya, kalau ada sesuatu kita siap,” tegasnya.

Di sisi lain, Yan Megawandi mengingatkan satker memantau masing-masing sektor seperti infrastruktur umum (Dinas Pekerjaan Umum), kelancaran pasokan dan distribusi sembilan bahan pokok (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), kesiapan tenaga dan pelayanan medis (Dinas Kesehatan dan RSUD Provinsi), titik kumpul penumpang dan kendaraan (Dinas Perhubungan), penanggulangan bencana (BPBD), hingga fasilitasi informasi melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Provinsi Babel.

“Dinas PU Babel misalnya, harus siap. Karena di akhir tahun ini banyak pengunjung, semua penerbangan penuh, kalau ada jalan jembatan putus karena banjir itu Dinas PU yang menanganinya kerjasama dengan BPBD,” katanya.

Yan juga menyinggung perlunya antisipasi bencana pada Desember hingga Januari terkait cuaca dan iklim. Termasuk diantaranya kesiapan petugas dan mobil pemadam kebakaran melalui koordinasi tim dengan instansi induk dan pemerintah kabupaten/kota.

“Jangan terlambat menindaklanjuti apabila terjadi sesuatu, kita mencegah agar tidak menjadi besar, untuk menjamin seluruh layanan publik tetap berjalan lancar. Ini yang ditugaskan oleh pelaksana tugas gubernur,” imbuh Yan Megawandi.

Dirinya mengingatkan agar informasi yang disampaikan kepada publik bersifat segera dan harus diantisipasi sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Publik juga diimbau untuk terus waspada dan cermat menyikapi kondisi saat ini.

Senada, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir Amrullah Harun MSi menegaskan posko yang dibentuk di bawah koordinasi Bagian Humas Protokol pada Biro Umum dan Perlengkapan harus aktif 24 jam dan dijaga petugas Satpol PP.

“Apabila ada gejala apapun, segera lapor dan antisipasi melalui hotline untuk diteruskan ke instansi terkait dan pelaksana tugas gubernur,” terangnya seraya mengingatkan agar Satpol PP lebih mengiatkan patroli di lingkungan kantor dan tempat-tempat ibadah.

Dalam rakor tersebut, perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Yuhanis memastikan pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan, tidak hanya pemantauan pelaksanaan natal dan tahun baru. Apalagi hal tersebut diakui merupakan bagian tugas dari pengawasan nasional (wasnas).

Melalui jaringan-jaringan di lapangan termasuk petugas intel, secara rutin mereka melakukan pemantauan langsung setiap bulan. Sebelumnya didahului koordinasi dengan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda).

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda dan Perundang-undangan Satpol PP Provinsi Babel Sucipto SH mengaku pihaknya menyiagakan 203 petugas polisi pamong praja, baik untuk siaga piket maupun petugas patroli. Ditambah dengan enam personel Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang akan bertugas di posko.

Untuk kesiapan tenaga kesehatan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Soekarno Lucia mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan dukungan operasi jelang natal dan tahun baru dengan menyiapkan ambulans siaga 24 jam serta ketersediaan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Kita siap 24 jam apabila terjadi sesuatu hal atau dalam kondisi tertentu,” ungkapnya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel Najamuddin menjamin kesiapan institusinya apabila dibutuhkan, antara lain unit Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 37 personel. Dari jumlah tersebut, 12 orang diantaranya dalam kondisi siaga terutama mengantisipasi kemungkinan bencana.

“Kita siap mengevakuasi jika dibutuhkan, termasuk mengenai bencana sosial,” ujarnya.

Najamuddin menyebutkan, bencana teror tidak mengenal tempat. Apalagi Bangka Belitung memiliki banyak kawasan wisata yang sering dikunjungi wisatawan.

Sebab itu dirinya mengingatkan masyarakat yang berkunjung untuk selalu bersikap waspada.

Tim pemantau dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Babel bertugas memantau segala aktifitas terkait pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, dengan hotline Kabag Humas dan Protokol Muhammad Ali 0812-717-3080. (Ismail, Supri, Ali, Erik)

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ismail, Supri, Ali, Erik
Fotografer: 
Supri
Editor: 
Ismail
Bidang Informasi: 
Humas