Pejabat Eselon II Jadi Pengibar Bendera HUT KORPRI dan Hari Bhakti PU 2019

PANGKALPINANG – Ada yang terlihat berbeda pada Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT KORPRI Ke-48 dan Hari Bhakti PU Ke-74 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2019.

Upacara yang di pimpin Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (3/12/2019), memberikan kepercayaan kepada sejumlah Pejabat Eselon II (JPT) di Lingkungan Pemprov Babel menjadi Petugas Pengibar Bendera Merah Putih.

Mereka yang menjadi Petugas Pengibar Bendera itu, diantaranya Kepala Dinas Transmigrasi, Harrie Patriadie, Kepala Sat Pol PP Yamoa Harefa dan Kepala Biro Layanan Pengadaan Kurniawan.

Selain Pengibar Bendera, Pejabat Eselon II lainnya yang juga menjadi Petugas Upacara, adalah Kepala Dinas Pemdes, Yuliswan sebagai Pemimpin Upacara, Kepala Dinas Perkim Rahmadi, Pembaca Trilogi PU, Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa sebagai Pembaca Panca Prasetya KORPRI, Kepala DP3ACSKB Babel Susanti sebagai Pembaca Pembukaan UUD 1945.

Sementara Inspektur (Kepala Inspektorat) Provinsi Babel, Susanto, sedangkan Kepala Biro Organisasi Setda Babel Eliyana sebagai Pembawa Acara.  

Wagub Abdul Fatah saat membacakan sambutan tertulis Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, saat ini berada di dunia yang berubah dengan cepat, sangat berbeda dengan dupuluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi industry jilid ke-4 telah mendisupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintah.

“Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cata-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain,” kutip Wagub.

Ditambahkannya, Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi.

“Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini, jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya, tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita,” jelas Wagub kembali mengutip sambutan Presiden Jokowi.

Anggota KORPRI juga diajak menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara se-bangsa dan se-tanah air.

Selain Pejabat Adminitrator, Pengawas dan ASN di lingkungan Pemprov Babel, Upacara tersebut, juga dihadiri Pejabat dari unsur Forkopimda.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas