Pemprov akan Kerja Sama dengan Asosiasi RSJ se-Indonesia

SUNGAILIAT, BANGKA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan  Asosiasi Rumah Sakit Jiwa Se-Indonesia untuk melakukan penanganan penyakit jiwa di Provinsi Babel.

Caranya, kata Gubernur, dengan melakukan pendampingan-pendampingan dan mensosialisaikan serta mendidik masyarakat, betapa pentingnya melakukan penanganan penyakit jiwa.

“Dalam waktu dekat kita akan bekerja sama, akan memperdayakan pendamping-pendamping di masyarakat, agar mereka merawat atau mensosialisasikan dan mendidik masyarakat untuk dapat mengantisipasi penyakit jiwa ke tingkat yang lebih lanjut,” ujar Gubernur, Kamis (3/10/2019) usai membuka Pameran RSJ Kegiatan PORKESREMEN dan Jambore Kesehatan Jiwa Ke-7 se-Indonesia.

Gubernur mencontohkan, bermain games online yang dilakukan oleh anak-anak atau para pelajar secara berlebihan, merupakan penyakit. Oleh sebab itu, perlu dibentuk tim untuk melakukan penanganan penyakit tersebut, dengan tujuan agar jiwa-jiwa pelajar sehat.

“Contohnya main games online berlebihan, ini kan suatu penyakit. Saya sudah sampaikan ke dokter kita bentuk timnya, kita ingin jiwa-jiwa dan siswa-siswa dan pelajar sehat juga, jangan nanti buleing sesama teman. Terus stresnya dan depresinya tinggi, kecendrungan untuk bunuh diri, kita cegah caranya kita sosialisaikan dan turunkan tim,” kata Gubernur.

Apabila ada orang yang mengalami gangguan jiwa, ditambahkan Gubernur, bisa di bawa ke RSJ Provinsi Babel, sehingga bisa dilakukan penanganan secara  dini.

“RSJ wajib menerima oarang yang terkena gangguan jiwa. Bahkan jika sudah masuk ke RSJ ini,  dipulangkan saja tidak mau. Sudah ada yang meningal di RSJ Provinsi kita ini,” imbuhnya.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas