Pemprov Apresiasi Kepedulian Polda Terhadap Budaya Melayu Babel

HUMASPRO, PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan apresiasi atas kepedulian Polda Babel terhadap Budaya Melayu. Hal itu disampaikan Sekda Babel, Naziarto mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat menghadiri Pembukaan Lomba Berpantun dalam rangka Membudayakan Adat Istiadat Berpantun di Babel yang diselenggarakan di Gedung Tribrata Polda Babel.

Pemprov, lanjut Sekda, sangat berterima kasih kepada Kapolda dan jajarannya, yang bisa melakukan seperti ini. Apa yang dilakukan Polda ini, kata Sekda, juga bisa dilakukan oleh masyarakat umum serta institusi yang lain.

Lomba berpantun, dijelaskan Sekda, merupakan Budaya Melayu yang harus dilestarikan, dan institusi Polda Babel berinisiasi dalam melaksanakan kegiatan ini. 

“Langkah yang dilakukan oleh Polda Babel merupakan suatu keberuntungan bagi Pemprov Babel, khususnya dan seluruh masyarakat Babel pada umumnya, yang dikenal dengan Negeri Serumpun Sebalai,” ungkap Naziarto.

Dengan adanya lomba berpantun yang digelar oleh Polda Babel ini, ditegaskan Sekda Naziarto, menghidupkan kembali budaya Masyarakat Babel yang terkenal dengan ramah tamah dan kegotong-royongan, yang sekarang sudah mulai tergerus.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan yang dilakukan Polda Babel ini, bukan hanya menghidupkan atau melestarikan budaya,  tetapi kegiatan yang dilakukan ini membuat masyarakat Babel khususnya dan seluruh rumpun melayu yang ada di daratan Sumatera, akan menjadikan diri mereka ke depan lebih berakhlak mulia di dalam bertutur kata dan bertutur sapa kepada orang lain, dengan penuh etika budaya dan budaya etika,” jelas Naziarto.

"Sebuah ungkapan disampaikan Buya Hamka  'adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah'  akan terpatri kepada diri kita, apabila kita bisa beretika dan bisa berbudaya dalam kehidupan bermasyarakat," tambah Sekda. 

Dengan budaya berpantun yang digalakkan ini, sambung dia, akan melestarikan Budaya Melayu di negeri sendiri dan masif.

Masih kata Naziarto, Pemprov Babel mendukung Polda Babel dalam menyelenggarakan kegiatan lomba berpantun yang dilaksanakan dalam tingkat Provinsi Babel ini, menjadi sebuah event berskala nasional.

"Gubernur ingin masyarakatnya hidup kondusif, kamtibmas yang baik, sehingga mereka bisa berusaha semaksimal mungkin dan tidak terganggu dengan lingkungan yang ada,  sehingga mereka bisa bekerja secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka," tutup Sekda Naziarto.

Sementara itu, Kapolda Babel Anang Syarif Hidayat mengatakan, dengan dilaksanakannya  lomba berpantun yang diikuti Siswa-siswi SMA/SMK sederajat mewakili masing - masing lingkup Polres Kabupaten/Kota se- Babel itu, akan menghidupkan kembali budaya masyarakat Melayu di Negeri Serumpun Sebalai. 

Kapolda berharap lomba berpantun  ini mampu membangun kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Negeri Serumpun Sebalai Negeri Laskar Pelangi.
 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas