Pemprov Babel akan Berupaya Bantu Nelayan Kota Kapur

HUMASPRO, PANGKALPIANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, didampingi Kepala DKP Provinsi Babel melakukan audensi dengan para Nelayan Kota Kapur Kabupaten Bangka.

Dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Babel, Kepala Dinas UMKM Provinsi Babel, Kepala Disperindag Provinsi Babel, Audensi berlangsung Jumat (21/2/2020) di Ruang Rapat Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, Pangkalpinang.

Gubernur dalam arahan singkatnya mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan berupaya membantu para Nelayan Kota Kapur. Namun demikaian, Gubernur meminta apapun masalah yang dihadapi para Nelayan Kota Kapur, untuk selalu semangat menjadi nelayan.

“Intinya, segala sesuatunya dapat kita selesaikan, yang penting kalian mau dan semangat, jangan ngeluh,” pesan Gubernur Erzaldi. 

Menurut Gubernur, Pemprov Babel nantinya akan memberikan bantuan melalui berbagai program, misalnya saja program KUR  

“Kita latih, kita beri bantuan modal. Ada program KUR.  Duit cari langsung beli kapal, cair dari bank langsung ke pembuat kapal. Sekarang jika ingin murah jangan buat satu-satu kapal tapi semuanya agar murah. Cari siapa orang nya,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga meminta kepada para Nelayan Kota Kapur untuk membentuk koperasi nelayan, tujuannya  nanti agar mendapatkan bantuan dan pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel.

“Tolong buat koperasi, nanti di bina oleh Dinas Koperasi dan UMKM Babel. Kami bantu juga dengan program Kube, tapi per kelompok, maka tolong buatlah kelompoknya,” saran  Gubernur.

Di akhir arahannya, Gubernur meminta kepada peserta audensi untuk jangan berbohong atas keluhan-keluhan yang disampaikan para nelayan kepada dirinya. 

“Pinta saya jangan bebule' (bohong), dan daftar nama kalian berikan ke dinas, Insya Allah petugasnya datang memberikan pengarahan kepada kalian, agar tahu apa yang dilakukan nantinya. Ku minta orang yang buat perahu ni ada di lokasi. Proposal persiapkan, dan laki bini ada di sana. Ingat! jangan saling mempengaruhi,” pinta Gubernur.

Sebelumnya, Pemerhati Kebijakan Publik atau Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin mengatakan, pertemuan ini untuk menyampaikan beberapa keluhan para nelayan Kota Kapur kepada Gubernur Babel.

Tentunya dengan harapan lanjut Jumli, pertemuan ini mendapatkan solusi untuk para nelayan Kota Kapur.

Kades Kota Kapur Makmun menambahkan, para nelayan hadir dalam pertemuan ini, untuk menyampikan keluahan dan mendapatkan solusi berupa bantuan untuk para nelayan.

"Selama 7 tahun belum tersentuh, malah yang dapat bantuan nelayan bukan asli yang nelayan. Mohon bapak/ ibu memberikan solusi kepada kita," harapnya.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas