Pemprov Babel Dukung Festival IMLEK 2570

SUNGAILIAT, KABUPATEN BANGKA - Festival Harmoni IMLEK 2570 merupakan salah satu bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal itu dikatakan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat (Setda) Babel, Yanuar, mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, menghadiri Festival Harmoni IMLEK 2570 di Kelenteng Amal Bhakti, Jalan Laut Sungailiat Kabupaten Bangka, Senin (4/2/2019), malam.

"Pemprov Babel mendukung Festival Harmoni Imlek, karena hal ini merupakan salah satu kegiatan Program unggulan Pemprov Babel yaitu menjadikan Babel sebagai destinasi wisata baik lokal, nasional maupun internasional melalui festival budaya," tegas Yanuar. 

Dijelaskannya, Babel mempunyai adat budaya yang majemuk dan bermacam-macam baik segia Adat, Budaya, Suku dan Agama. Walaupun majemuk, tetapi dalam rangka menyelenggarakan sebuah kegiatan mereka semua menyatu. 

Hal itu, dikatakannya, dibuktikan ketika masyarakat Tionghoa merayakan Imlek, masyarakat lain ikut bertamu. Demikian juga saat Umat Muslim melaksanakan Lebaran, masyarakat Tionghoa juga tidak segan bertamu. 

"Bangka Belitung merupakan cerminan NKRI, seperti yang terlihat malam ini, bukan saja umat konghuchu yang hadir, tetapi masyarakat lain ikut serta," ujarnya.

Dengan Festival Harmoni Imlek ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kegiatan dari level lokal menjadi nasional maupun internasional. 

Ke depan, kegiatan ini, akan dikemas lebih menarik dan lebih baik lagi. Masyarakat juga mendapat manfaat, selain menikmati pertunjukan juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan UMKM masyarakat Bangka. 

Tak lupa dirinya mengucapkan Selamat Tahun Baru, Semoga dapat bertambah sukses dan maju dalam hal apapun. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin dalam sambutannya menyampaikan selamat Tahun Baru. "Semoga kita selalu merasakan kebahagiaan, sukacita dan rejeki," ucapnya.

Ditambahkannya, Festival Harmoni Imlek merupakan salah satu bukti cerminan akan kayanya nilai tradisi dan harmonisasi kehidupan di antara suku dan antar umat beragama.

"Festival ini, merupakan bagian integral pembagunan pariwisata dan pelestarian nilai - nilai budaya, dan secara tidak langsung pula telah meningkatkan nilai toleransi antar suku agama, dalam kehidupan, dalam payung Bhineka Tunggal Ika. Semoga kegiatan ini, menjadi agenda rutin, untuk mempromosikan wisata Kabupaten Bangka secara global," harapnya.

Ditemui terpisah di sela - sela kegiatan Festival, Kepala Dinas Pariwisata Babel, Rivai, menyatakan Pemprov Babel menyambut baik kegiatan yang sangat positif ini. 

Selain melestarikan tradisi budaya yang telah tumbuh berkembang, kata dia, di sisi lain pada aspek Pariwisata. Dimana setiap kegiatan yang dilaksanakan atraksi dan pertunjukan yang disajikan, harus dapat mengundang orang. 

Dengan kehadiran orang ke sini, dirinya berharap, mereka akan membeli dan membawa oleh - oleh, sehingga terjadi perputaran ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain pertunjukan atraksi Barongsai, Fashion Show, Tari Kreasi dan penampilan tarik suara, Festival ini juga digunakan untuk menyambut Tahun Baru Imlek Umat Kongfuchu dengan cara berdoa di Kelenteng, berkumpul dengan sanak saudara dan puncaknya tepat jam 00.00 WIB akan dinyalakan Kembang Api.

Ikut hadir pada kegiatan itu, Ekshan Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI, unsur Forkopimda Bangka, dan tokoh masyarakat lainnya.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus/Reza
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas