Pemprov Babel Sambut Baik Rakor UPZ Baznas

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, diwakili Asisten Setda Babel Bidang Administrasi Umum, Darlan, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sun Hotel Pangkalpinang Kamis (28/3/2019) ini, diikuti 114 Petugas UPZ dari Instansi Pemerintah Daerah, Instansi Vertikal maupun Swasta Se-Babel.

Gubernur Erzaldi dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Babel, Darlan, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menyambut baik atas terselenggaranya Rakor UPZ ini.

“Dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011 Pasal 5 ayat (1) tentang Pengelolaan Zakat disebutkan, untuk melaksanakan pengelolaan zakat pemerintah membentuk Baznas, dimana dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Baznas dapat bekerja sama dengan pihak terkait sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” papar Asisten Administrasi Umum.

Hal ini, ditambahkan dia, berarti dalam melaksanakan tugasnya, Baznas harus bersikap proaktif melalui kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi.

Masyarakat di Babel yang sebagian besar beragama islam, dijelaskannya, merupakan suatu potensi yang apabila masyarakat telah memiliki kesadaran untuk berzakat. Dengan kata lain, dana yang bisa dikumpulkan dari zakat umat islam sangatlah besar.

Tetapi, disampaikan Darlan, yang menjadi persoalannya adalah apakah umat islam khususnya di Babel telah memiliki kesadaran untuk menunaikan zakatnya, dan apakah mereka juga telah sadar bahwa menunaikan zakat adalah kewajiban yang harus mereka laksanakan.

Lebih lanjut Asisten Setda mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran umat islam untuk membayar zakat khususnya kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Babel, adalah dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 35 tahun 2016 tentang Pengelolaan Zakat Profesi Pegawai di lingkungan Pemprov Babel.

“Dengan adanya Pergub ini, dapat meningkatkan kesadaran pegawai khususnya di lingkungan Pemprov Babel dalam membayar zakat profesinya sebagai ASN. Dimana dalam pengumpulan zakat profesi ini, setiap Perangkat Daerah mengusulkan 1 orang  pegawai kepada Baznas Provinsi sebagai petugas pengumpul zakat,” kata Darlan. 

Sebelumnya, Ketua Baznas Babel, Sofyan Tsauri  mengatakan, kegiatan ini, dilaksanakan dalam rangka kesungguhan hati muzzaki zakat (orang yang mengeluarkan zakat) untuk menunaikan zakat. Juga Undang - Undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang mangamanatkan Baznas sebagai mitra Pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan.

Di Indonesia, saat ini, diungkapkannya, berjumlah 29 juta lebih masuk dalam kategori masyarakat miskin. Pekerjaan yang bukan main - main, kesungguhan Umat Islam dalam rangka mengatasi kemiskinan ini, letaknya adalah pada kesediaan membayar Zakat.

"Semakin banyak orang - orang membayar zakat, maka semakin cepat pula mengentaskan kemiskinan," ungkapnya.

Diketahui, zakat merupakan bagian ke tiga dari Rukun Islam. “Mudah - mudahan dengan apa yang kita lakukan ini, para UPZ yang merupakan tugas mulia dapat menjadi perantara para wajib zakat untuk menunaikan zakatnya,” harap Ketua Baznas Babel.

Baznas Babel sebagai pengelola zakat tiap tahunnya, disebutkan Sofyan, selalu di audit oleh Basnaz Pusat dan Kemenag, serta akuntan public. Artinya, Basnaz mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah diterima. Baru - baru ini, dijelaskannya, Baznas Babel dari lembaga pemeriksa telah mendapat predikat wajar tanpa catatan.

Sofyan dalam kesempatan itu, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para Unit Pengumpul Zakat ini.

Kepala Kanwil Kemenag Babel, Muhammad Ridwan, yang juga hadir pada kesempatan itu, mengatakan, Kemenag sebagaimana diatur dalam Undang - Undang Nomor 23 tahun 2011 memiliki peran sebagai Regulator dan juga Motivator.

“Pemberdayaan zakat ini, sesuai dengan pertemuan Baznas beberapa waktu lalu, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan peran Baznas Nasional maupun Daerah semakin baik atau meningkat,” terangnya.

Oleh sebab itu, Ia mengapresiasi kegiatan ini, dalam rangka upaya peningkatan kesadaran membayar Zakat yang merupakan salah satu Rukun Islam.

Kegiatan yang turut dihadiri Perwakilan Pengadilan Tinggi Agama Babel dan jajaran Baznas Babel ini, juga diisi dengan pemberian Penghargaan Kepada Dinas atau Lembaga yang melaksanakan pengumpulan Zakat secara Optimal, diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kehutanan, RSUD, RSJD dan Dinas PUPR Babel.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas