Pemprov Kerjasama dengan Rumah Sehat Baznas, Bank Sumsel Babel dan PT CKM

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak di Babel, diantaranya Rumah Sehat Baznas-Timah, Bank Sumsel Babel, dan PT. Cinda Karya Media (CKM).

Sebagai wujud keseriusan dalam kerjasama tersebut, Senin (5/2/2018) pagi dilakukan penandatanganan Memerandum of Understanding (MoU), yang dilangsungkan di Ruang Rapat Tanjung Pesona Lantai I Kantor Gubernur Babel.

Pemprov Babel, dalam penandatanganan MoU itu, dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Babel Abdul Fatah, sedangkan ketiga pihak terkait yaitu Rumah Sehat Baznas-Timah, Bank Sumsel Babel, dan PT. CKM dilakukan oleh pimpinan masing-masing.

MoU dimaksud, pertama Rumah Sehat Baznas - Timah berkaitan dengan Peningkatan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, dengan Bank Sumsel Babel terkait Layanan Keuangan khususnya Transaksi Non Tunai, sedangkan dengan PT. CKM berkenaan dengan media outdoor terutama untuk Gerbang Pemprov Babel.

Wakl Gubernur Abdul Fatah usai penandatanganan MoU mengatakan, dalam mewujudkan Pembangunan Babel, bukan hanya tanggung Jawab Pemerintah saja melainkan tanggung jawab semua pihak termasuk para pelaku usaha dan Masyarakat pada umumnya.

Berkaitan dengan Gerakan Non Tunai yang merupakan isi MoU dengan Bank Sumsel Babel, Wagub Abdul Fatah menyampaikan, saat ini, telah terjadi pergeseran nilai, dimana sebelumnya kebanyakan transaksi menggunakan transaksi tunai, seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju, maka semuanya didorong ke Transaksi Non Tunai.

Hal ini, kata Wagub, memberikan keuntungan yang lebih dibanding dengan transaksi tunai dengan deviasi atau tingkat transparansi dan layanan kurang optimal. Oleh karena itu, Presiden RI dan didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Transaksi Nontunai merupakan sebuah keniscayaan yang harus diterapkan seluruh Provinsi di Indonesia, termasuk Babel.

“Dengan gerakan non tunai ini, akan terjadi transparansi, akuntabel, dan mengurangi resiko. Gerakan Non Tunai ini oleh Pemprov Babel dimulai khususnya di tataran biokrasi, dengan seluruh transaksi melalui transfer. Dengan demikian secara Administrasi keuangan dan pertanggungjawaban serta akuntabilitas bagi penyelenggara negara ini akan dipermudah,” ungkap Wagub.

Untuk  Rumah Sehat Baznas, Wagub menyampaikan, sesuai dengan konstitusi yang menggariskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara, bagaimana caranya yaitu melalui terobosan terutama dalam urusan dasar, baik kesehatan, pendidikan dan bidang lain yang mempengaruhi pertumbuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Bangka Belitung.

Dengan MoU ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Rumah Sehat Baznas-Timah dalam memberikan pelayanan, sehingga diberikan tempat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sehubungan dengan PT. Cinda Karya Media, sebagai penyelenggara pemerintah hal ini sangat strategis apabila barang jasa yang dimanfaatkan secara optimal akan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Sementara Pimpinan PT. Cinda Karya Media dalam sambutannya menyampaikan, PT. Cinda Karya Media merupakan salah satu perusahaan di bidang media outdoor yang akan bekerjasama dengan Pemprov Babel untuk merawat, merekondisi, gerbang yang ada di Pemprov Babel menjadi bagus dan Indah.

Pimpinan Rumah Sehat Baznas-Timah Pangkalpinang, dr. Julian Adriansyah dalam kesempatan itu juga hadir, mengatakan, dengan MoU ini kedepan, selain terjadi sinergitas pelayanan, khususnya Rumah Sehat Baznas kepada masyarakat dapat dimudahkan.

Ia juga menjelaskan Rumah Sehat Baznas-Timah Pangkalpinang ini merupakan Rumah Sehat Baznas yang ke 5 di Indonesia dari 6 yang ada di Indonesia.

Pimpinan PT. Bank Pembangunan Daerah Sumsel Babel (Bank Sumsel Babel), Muhammad Adil, mengatakan pihaknya menyambut baik dan Siap melayani berbagai transaksi khusunya dengan MoU gerakan non tunai ini.

Dijelaskannya, Bank Sumsel Babel pada akhir tahun 2017 memiliki aset 23 triliun Rupiah dengan laba hampir 415 milyar, serta penyaluran kredit 14 triliun yang sebagian besar yaitu 20% UMKM. Dengan bertransakasi non tunai, dikatakannya lebih aman, tertib dan lebih mudah dikontrol,dan sebagai perbankan pihaknya terus meningkatkan layanan.

Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Baznas Provinsi Babel, Kepala Bank Sumsel Babel Cabang, Kepala Cabang Syariah Bank Sumsel Babel, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel.(Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas