Pemprov Menyambut Baik Proyek Kemakmuran Hijau di Bangka

Air Itam, Pangkalpinang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dr Yan Megawandi, SH., M.Si diwakilkan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sumini Yuliastuti, SE.,MM membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Proyek Kemakmuran Hijau, Millenium Challenge Account (MCA) Indonesia di Ruang Pertemuan Pulau Ketawai, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Babel, Kamis (9/2/2017).

Melalui sambutannya, Sekda mengatakan, dengan kondisi alam dan letak geografis serta ketersediaan energi, masih menjadi salah satu kendala utama dalam menarik minat insvestor untuk menanamkan modal dan berinvestasi di bidang industri di Babel.

Untuk itu, Sekda Yan Megawandi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menyambut baik adanya kerjasama antara Pemprov Babel MCA Indonesia dalam Proyek Kemakmuran Hijau di Kabupaten Bangka sebagai pilot project.

“Pemprov menyambut baik adanya proyek kemakmuran hijau di Kabupaten Bangka sebagai pilot project,” kutip Sumini.

Lanjut Sumini, meskipun pada tahap awal Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Sungai Terlung,  Biogas  Power Plant dengan kapasitas 2x2,1 megawatt relatif kecil, namun tentunya ini menjadi solusi bagi pengelolaan limbah untuk kesehatan lingkungan.

Ditambahkan Sumini, terkait dengan pembangunan proyek tersebut, pemenuhan kebutuhan listrik untuk perusahaan itu sendiri, dan selebihnya bisa dimanfaatkan untuk elektrifikasi bagi masyarakat sekitar.

Sekda berharap dalam pelaksanaan pilot project tersebut agar menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan proyek serta mendorong proyek ini dapat direncanakan, dilaksanakan serta dievaluasi dengan sebaik mungkin.

Di tempat yang sama Lukas D Adhyakso selaku Deputi Eksekutif Direktur Bidang Program MCA Indonesia mengatakan, MCA merupakan lembaga yang ditunjuk Pemerintah Indonesia (Bappenas) untuk melaksanakan hibah Pemerintah Amerika Serikat dengan Pemerintah Indonesia, merupakan kerjasama bilateral dituangkan didalam sebuah dokumen kerjasama yang disebut compact.

“Didalam compact terdapat 3 project yang dilakukan sebagai prioritas, termasuk didalamnya Proyek Kemakmuran Hijau, di mana PT. Bangka Biogas menerima hibahnya,” jelas Lukas.

Lukas juga mengungkapkan, pilot project ini akan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utamanya juga masyarakat juga sebagai penerima manfaat.

Sementara itu, perwakilan dari Pejabat Pembuat Komitmen Satker Pengelola Hibah MCC Bappenas, Mukti Ariwibowo menyebutkan, proyek ini merupakan penyerahan hibah berupa biogas power plant dengan kapasitas 2x2,1 megawatt yang tujuannya adalah mereduksi gas rumah kaca.

Turut serta dalam Rakorda tersebut, manajemen PT. Bangka Biogas, perwakilan UBB, PT. PLN, PT Timah, AKLI dan organisasi pencinta lingkungan Babel. (Sentosa).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas