Penyusunan Rancangan Pembangunan Perlu Perluasan Penyerapan Aspirasi

Air Itam, Pangkalpinang – Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Dr. Yan Megawandi, S.H., M.Si., mengatakan, dalam penyusunan rancangan pembangunan, diperlukan perluasan penyerapan aspirasi masyarakat, dengan format yang kreatif.

Bahkan, kalau perlu, sambung Sekda, menjemput aspirasi dari masyarakat. Salah satu indikator keberhasilan untuk menuju pembangunan suatu daerah adalah memenuhi kriteria Transparan, Partisipatif dan Akuntabel.

"Kalau tiga kriteria ini, yaitu Transparan, Partisipatif dan Akuntabel terpenuhi, maka kita telah mengawal Dokumen Perencanaan ke depan menjadi lebih baik," ungkap Sekda dalam sambutannya saat membuka Forum Konsultasi Publik, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Babel, dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Babel Tahun 2018, di Ruang Pertemuan Graha Tamawiyata BKPSDMD Babel, Rabu (8/2/2017).

Lebih lanjut Sekda mengungkapkan, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Babel ini, sebagai langkah untuk menjalin partisipasi semua komponen yang ada di Babel, dengan arah dan kebijakan yang tertuang dalam pembahasan RPJMD dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) lalu, disesuaikan dengan kondisi dan situasi paling mutakhir di Babel. Harapannya, masyarakat dapat memberikan sumbangsih pemikiran tentang apa saja yang perlu dimasukkan dan dikawal dalam penyusunan dokumen perencanaan 2018.

Sekda dalam kesempatan yang sama mengingatkan bahwa dalam review RPJPD 2005-2025 serta RPJMD 2012-2017 yang berakhir tahun ini, telah diajukan kepada DPRD Babel untuk Raperda penyusunan RPJMD yang baru, sehingga dapat menjadi dasar rujukan dalam penyusunan RKPD 2018.

Sekda yakin perencanaan teknografis belum cukup untuk membuat perencanaan yang komprehensif. Tetapi bersama-sama baik Legislatif, Eksekutif dan seluruh stakeholder pembangunan yang ada untuk saling melengkapi serta menyempurnakan, maka Dokumen Perencanaan akan tersusun dengan baik bahkan mampu menghadapi dan mengatasi persoalan-persoalan yang ada.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Babel, Ir. Amrullah Harun, M.Si kepada Humas Babelprov menerangkan, Forum Konsultasi Publik ini, menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui dalam Penyusunan RKPD Provinsi Babel Tahun 2018, untuk menyerap aspirasi dari seluruh stakeholder yang ada.

“Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Babel juga telah melakukan inovasi dengan membuka sejumlah desk penyerapan aspirasi masyarakat di dalam kegiatan ini,” ujar Amrullah.

Forum Konsultasi Publik yang berlangsung selama satu ini, dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Babel, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Babel, Pimpinan PT. Timah (Tbk), Perwakilan PT. Taspen, Akademisi dan unsur masyarakat Babel lainnya.(Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas