Peran Ibu Sebagai Pembentuk Karakter Anak Sangat Dibutuhkan

PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah memimpin jalannya Peringatan Hari Ibu 2017 dan HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Rapat Pasir Padi, Selasa (19/12/2017).

Selain Wagub Abdul Fatah, kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda Bangka Belitung, Sekda Babel, Yan Megawandi, Ketua TP PKK Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi beserta Wakil Ketua TP PKK Bangka Belitung Hj. Laksmi Abdul Fatah, Ketua Dharma Wanita Bangka Belitung Kartini Yan Megawandi, Para Kepala Perangkat Daerah, Anggota TP PKK dan Dharma Wanita Se-babel, Organisasi Wanita se-Babel serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Abdul Fatah mengatakan, beberapa tokoh perjuangan Indonesia adalah kaum perempuan seperti RA Kartini, Cut Nyak Dien, dll, sehingga bangsa ini, terbebas dari belenggu penjajahan.

Saat ini, peran wanita adalah sebagai seorang Ibu, yang merupakan nakhoda dalam membentuk karakter anak -anaknya, sebelum terjun ke lingkungan.

Oleh sebab itu, peran penting Ibu sebagai pembentuk karakter anak sangat dibutuhkan, karena dengan pembentukan karakter generasi muda Bangka Belitung yang unggul akan memberikan manfaat bagi pembangunan. Tetapi sebaliknya, jika karakter yang dibentuk sudah tidak baik, maka ke depan akan tidak tentu arah.

Oleh sebab itu, Pemprov Babel melalui programnya dalam hal membentuk karakter yaitu memiliki SDM baik, berkarakter dan agamis, salah satunya dengan berbagai uluran masyarakat dan  Pemprov Babel melalui beasiswa.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana  Peringatan Hari Ibu 2017 dan HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan sekaligus Kepala Dinas DP3ACSKB Babel, Susanti dalam laporannya mengatakan, Tema yang diusung kali ini adalah “Perempuan berdaya Indonesia Jaya”, dan di Bangka Belitung ditambahkan Sub Temanya adalah “Peran Ibu dalam membentuk GenRE”.

Sedangkan HUT ke-18 Dharmawanita Babel mengambil tema “Pengembangan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Keluarga”.

“Melalui subtema itu, yaitu “Peran ibu dalam membentuk Generasi Berencana (GenRE)”, diharapkan dapat menurunkan angka menikah di usia anak, yang saat ini tercatat Babel masuk 5 besar dalam usia pernikahan dini yang  tinggi," ujar Susanti.

Ibu, dikatakannya, memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi berencana, sehingga meningkatkan pemberdayaan perempuan. Ditambahkannya, Peran ibu menciptakan generasi berencana tidak menikah usia dini, berani mengatakan tidak pada Narkoba, berani mengatakan tidak pada seks bebas.

 

Melati Erzaldi Bacakan Sejarah Singkat Hari Ibu

Sementara itu, pada Peringatan Hari Ibu 2017 dan HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan kali ini,  dibacakan Sejarah singkat Hari Ibu oleh Ketua TP PKK Bangka Belitung, Hj. Melati Erzaldi.

Selain itu, juga dibacakan sambutan Ketua Dharma Wanita Pusat, Ny. Wien Ritola Tasmaya, oleh Ketua Dharma Wanita Bangka Belitung Hj. Kartini Yan Megawandi.

Disampaikan Kartini, para anggota Dharma Wanita Persatuan untuk mendukung Program Prioritas yang telah ditetapkan bersama, yaitu Pembinaan Pendidikan di lingkungan DWP dan masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Produktif dan Kreatif bagi anggota dan masyarakat serta Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Harapannya, Dengan program prioritas ini, DWP di semua tingkat kepengurusan bisa ikut aktif dan berperan nyata sebagai motivator lapangan, memberikan advokasi kepada anggota dan masyarakat dalam penyelesaian masalah bangsa secara antisipatif. 

Di akhir acara, dilakukan pemotongan Nasi Tumpeng oleh Ketua Dharma Wanita Bangka Belitung Hj. Kartini Yan Megawandi. Dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pihak, diantaranya Instansi Pemerintahan, Organisasi Kewanitaan, dan Media Massa  yang dianggap Peduli pada Perlindungan Anak dan Perempuan.(Lulus).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas