Perlu Peran Pemda dalam Sosialisasi Program BPJS Kesehatan

Air itam, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rustam Effendi, SE yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr. Ir. Budiman Ginting menegaskan, perlu peran Pemerintah Daerah (Pemda) baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mensosialisasikan Program BPJS Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Budiman, saat membuka Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama di Ruang Romodong Lantai I Kantor Gubernur Babel, Selasa (14/3/2017).

Untuk itu, dikatakan Budiman, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel mendukung dilaksanakannya Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama ini, dalam rangka koordinasi yang lebih sinergi untuk pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Babel.

Selain itu, ditambahkan Budiman, juga diperlukan koordinasi kepada Pejabat Kabupaten/Kota se Babel dalam memberikan informasi data yang akurat terhadap pemegang kartu BPJS, serta untuk saling menyampaikan informasi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) maupun JKN di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kepala BPJS Divisi Regional III Sumbagsel dr. Erna Wijaya Kesuma, MM, AAK yang juga hadir dalam kesempatan itu, mengatakan, pelaksanaan Program Pemerintah JKN tahun 2016 secara nasional mencapai 171,9 juta peserta.

Untuk Kepesertaan JKN per Desember 2016 di Babel, lanjut Erna, sebanyak 815.032 orang sudah mendapatkan Kartu peserta JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan target yang diharapkan sebanyak 893.510 orang, dan persentase yang telah dicapai 91,2 persen.

Erna juga memberikan penjelasan tentang cakupan dan rekrutmen dari program BPJS Kesehatan di Babel pada tahun 2016. “Berdasarkan cakupan dan rekrutmen tahun 2016, di Babel untuk PPU BUMN, PPU Swasta, PPNPN dan JAMKESDA sebanyak 283.211 orang dengan persentase 82.61 persen dari target 342.821 orang,” paparnya.

Selain itu, Erna menyebutkan, total KIS yang di cetak di Babel sebanyak 26.945, 100%  telah didistribusikan, 94% diterima oleh peserta, 6% kembali. Alasan kartu kembali karena meninggal dunia, kartu tanda penduduk ganda, alamat tidak ditemukan, serta sudah menjadi Pekerja Penerima Upah (Pemerintah/ Swsata).

Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama ini, juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Catatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Provinsi Babel Dr dr. Hendra Kusumajaya, M.Epid, Kepala Cabang BPJS Pangkalpinang, Syaiful, dan dan perwakilan OPD terkait di Lingkungan Pemprov Babel. (Sentosa).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas