Pimpin Rapat Restrukturisasi PD, Wagub Ajak Pejabat Struktural Berdiri Sendiri

PANGAKALPINANG - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memimpin Rapat Restrukturisasi Perangkat Daerah (PD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Rapat yang mulai berlangsung pada Pukul 06.30 Pagi, di Ruang Tanjung Pendam (26/06/2019) lantai II Kantor Gubernur Babel itu,  turut dihadiri Plt Sekda Babel, Yulizar, Asisten Setda Babel, Darlan, Kepala Biro Organisasi, dan sejumlah Perangkàt Daerah terkait lainnya.

Abdul Fatah menjelaskan, restrukturisasi organisasi perlu dilakukan untuk mendukung pencapaian visi misi dari kepala daerah. Adanya penyesuaian organisasi, maka akan terdapat ASN yang sebelumnya menjabat lalu nanti tidak lagi.

Wagub mengajak para Pejabat Struktural untuk berdiri sendiri, dan apa yang dilakukan selama ini, adalah terus melakukan bongkar pasang serta terus mencari pola yang terbaik untuk menghadapi perubahan maupun melihat kondisi yang ada. 

Dalam menyederhanakan organisasi, kata Wagub,  bukan untuk efisiensi dana, tetapi ingin melakukan efisiensi yang lebih kepada arah fungsi kerja yang lebih kaya dalam tugas dan terlebih kepada fungsinya. "Ini dilakukan, sehingga kinerja OPD searah dengan RPJMD," tegas Wagub.

Lebih jauh Wagub Abdul Fatah mengatakan, restrukturisasi organisasi akan berdampak terhadap pengurangan posisi jabatan di lingkungan Pemprov Babel. Namun, masalah keorganisasian ini jangan dibiarkan terlalu lama. Ini mengarah pada pembangunan SDM daerah. 

Sampai saat ini, Pemprov terus melakukan inventaris kinerja organisasi. Ia menambahkan, ini mesti disesuaikan dengan peraturan. Sebab, ada pekerjaan yang semestinya bisa dikerjakan oleh satu OPD, namun tupoksi itu ada di dua perangkat daerah. 

"Ini mesti dicarikan solusi, karena bisa menjadi suatu pemborosan. Namun, untuk OPD yang melakukan pelayanan dasar secara langsung, maka tetap akan berdiri sendiri," ujar Wagub Abdul Fatah. 

Asisten Administrasi Umum, Darlan, menambahkan, dengan kondisi saat ini, akan dilakukan marger. "Ada 12 kasi yang akan hilang, dan tentunya ini termasuk di dinas kita akan melakukan konsep Cabdin. Di BKPSDMD, kita juga akan melakukan perombakan. Kita akan  pecah dengan Badan Diklat, dan BKD akan kembali otonom," ungkap Darlan.

Dalam kesempatan sama, Plt Sekda Babel, Yulizar, memberikan saran, agar hal ini, benar - benar dikaji. "Saya ingin kali ini, benar-benar melalui proses yang sungguh - sungguh, penting untuk menghindari masalah kedepannya," kata Yulizar.

Sebelumnya, Harrie Patriadi selaku Kepala Biro Organisasi Setda Babel mengemukakan, saat ini, sedang dikaji sejauhmana efektivitas organisasi perangkat daerah yang ada di Pemprov Babel.

"Adanya kajian ini, diharapkan kinerja aparatur menjadi lebih meningkat," tutur Harrie.(humasprov).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Imam/Huzari
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas