PUPR Harus Tanggap Terhadap Program yang Sudah Digariskan

Air Itam, Pangkalpinang – Organisasi Perangkat daerah (OPD) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten/Kota se Bangka Belitung (Babel), Satker Pelaksana, Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksana, menghadiri Forum OPD PUPR yang diselenggarakan Dinas PUPR Babel.

Kegiatan ini, dibuka Gubernur Babel Rustam Effendi, SE yang diwakili Asisten Sekda Babel Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr. Ir. Budiman Ginting, di Ruang Pertemuan Hotel Bangka City, Senin (13/03/2017).

Sambutan Gubernur Babel Rustam Effendi yang dibacakan Dr. Ir. Budiman Ginting mengatakan, program Nawacita yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia menyatakan bahwa pemerintah diharapkan dapat membangun infrastruktur yang dapat mendorong produktivitas masyarakat sehingga dapat mengubah Indonesia menjadi Negara produktif dan berdaya saing.

Adanya program nawacita, lanjut Budiman Ginting, diharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel khususnya yang membidangi infrastruktur (PUPR-red) harus tanggap terhadap program-program yang sudah digariskan dan diamanatkan, sehingga program nawacita akan mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Penyediaan infrastruktur, sarana dan prasarana yang memadai, bertujuan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kutip Budiman Ginting.

Gubernur berharap kegiatan forum yang dilaksanakan ini, agar OPD di lingkungan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang se Babel dapat menghasilkan rumusan program dan rencana aksi pembangunan infrastruktur, guna mewujudkan Babel yang mandiri, maju, berkeadilan dan berdaya saing berbasis potensi lokal melalui pengembangan sinergitas dan konektivitas perkotaan dan pedesaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babel Ir H. Hassanuddin B. MM yang diwakili Sekretaris Dinas PUPR Babel, Dyah Inayati, ST mengungkap, selaras dengan visi keempat RPJMD Babel, program strategis infrastruktur pada tahun 2015 lebih mengarah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah, dan mengembangkan wilayah strategis.

Strategi yang disusun untuk mendukung misi ini, diantaranya: Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan, daerah terpencil, daerah tertinggal dan daerah perbatasan, termasuk didalamnya mendukung perkembangan akses pariwisata. Kedua, mempercepat pengembangan infrastruktur di kawasan strategis dan cepat tumbuh yang di dalamnya termasuk pengembangan kawasan lintas barat dan lintas utara Pulau Bangka. Ketiga, mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Tanjung Berikat Bangka Tengah dan Tanjung Batu Belitung melalui rintisan Pelabuhan Tanjung Berikat - Tanjung Batu sebagai upaya untuk mendukung pengembangan KEK.

Keempat, ditambahkan Dyah, dukungan terhadap materplan percepatan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) wilayah Sumatera. Kelima, mendorong percepatan pertumbuhan wilayah-wilayah potensial yang didalamnya termasuk perwujdudan pulau Belitung, sebagai daerah pariwisata internasional.

Forum OPD PUPR se Babel ini, dihadiri perwakilan PUPR se Kabupaten/Kota se Babel dan Satker Pelaksanan, Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksana beserta instansi terkait lainnya. (Sentosa).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas