Sekda Apresiasi Kerjasama TPID dan Satgas Pangan Babel

PANGKALANBARU, BANGKA TENGAH - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Yan Megawandi mengapresiasi kerjasama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satuan Tugas Pangan Babel dalam upaya menekan inflasi pada tahun 2017 dengan capaian inflasi pada angka 3,13 persen. Angka itu dinilai sebagai inflasi terendah selama 8 tahun terakhir.

Dalam Forum Dialog Stabilisasi Harga Pangan Pengendalian Inflasi di Provinsi Babel yang berlangsung di Hotel Novotel Bangka Tengah Rabu (10/1/2018), selaku Ketua TPID Babel Yan Megawandi menegaskan, pentingnya formula yang lebih efektif dan efesien mengendalikan inflasi, termasuk pemetaan terhadap berbagai kondisi yang ada.

Diharapkan mampu menjadi langkah antisipasi dalam menekan kemungkinan terjadinya kenaikan dari tingkat inflasi saat ini.

Diketahui bahwa pada bulan Desember 2017 Babel mengalami inflasi sebesar 1,39 persen meningkat dari bulan sebelumnya yang berada di angka 0,17 persen. Secara tahunan tercatat inflasi 3,13 persen atau mengalami penurunan dibandingkan November 2017 yang berada pada angka 3,31 persen. Angka tersebut lebih rendah dari bulan Desember 2016 yang tercatat inflasi 6,75 persen.

Berdasarkan data sasaran inflasi nasional pada tahun 2015 hingga tahun 2017 berada pada angka 4 persen plus-minus 1 persen, sedangkan tahun 2018 sebesar 3,5 plus-minus 1 persen.

Dalam kesempatan itu, Yan juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada satuan tugas (Satgas) pangan yang melakukan upaya positif serta berdampak signifikan dalam pengendalian inflasi.
Sekda mengharapkan, pada tahun 2018 ini, dapat terjalin sinergi yang lebih efektif meskipun Satgas pangan bersifat temporer, namun masih sangat dibutuhkan keberadaannya di Babel.

Terhadap keberadaan Satgas Pangan, kata Sekda, melalui berbagai upaya telah terbukti mendukung TPID dalam meningkatkan efektifitas pengendalian inflasi sejak periode ramadhan dan Idul Fitri tahun 2017, terutama pada komoditas bahan makanan.

Begitu pula dengan keterlibatan aparat penegak hukum di TPID perlu ditingkatkan, agar pengendalian inflasi dapat berjalan semakin efektif. Dengan keberadaan Satgas Pangan diharapkan tata niaga di babel akan lebih efisien.

Forum diskusi yang digagas oleh Bank Indonesia Perwakilan Babel diikuti Perangkat Daerah Provinsi, BPPOM bulog Subdrive Bangka serta instansi terkait lainnya.

Selain Ketua TPID Babel Yan Megawandi, Forum Dialog ini, juga menghadirkan narasumber perwakilan Satgas Pangan Kompol Wahyudi dan Kepala BI Babel Bayu Martanto.

Dialog yang berlangsung santai ini, dipandu oleh Kabag Administrasi Perekonomian pada Biro Perekonomian Setda Babel Ahmad Yani.

Ketiga narasumber memaparkan proses stabilisasi harga pangan dan pengendalian inflasi di daerah. Secara umum, terkendalinya inflasi didukung oleh semakin kuatnya koordinasi kebijakan pemerintah dan BI dalam mengatasi sejumlah resiko inflasi, khususnya inflasi pangan.

Menurunnya inflasi di tahun 2017 lalu, disebabkan penurunan yang sangat signifikan pada kelompok komoditas bahan makanan atau volatile food yang turun dari angka 11,47 persen di tahun 2016 menjadi sebesar 1,71 persen di tahun 2017.

Sementara beberapa hal yang mempengaruhi antara lain adanya ketentuan harga eceran tertinggi (HET), Operasi Pasar, terjaganyanya inflasi angkutan udara yang relatif rendah hingga inspeksi stok komoditas di pasar.(Ismail/Imam).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ismail/Imam
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Ismail/Imam
Bidang Informasi: 
Humas