Sekda Apresiasi Langkah BI Babel

PANGKALPINANG - Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babe), Yan Megawandi mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman membuka secara resmi Soft Opening Babel Fair 2017 dan Seminar Nasional Investasi, Transformasi Perekonomian Babel, dengan tema “Optimalkan Potensi dan Akselerasi Investasi”.

Kegiatan yang diadakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bangka Belitung dalam Rangka HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-17 itu, berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Bangka, Kamis (7/12/2017).

Dalam sambutannya, Sekda Yan Megawandi menyampaikan, memasuki era baru dalam pengembangan perekonomian dan pembangunan daerah, dirasakan betul baru setelah BI hadir secara nyata 2014 di Babel, membuka cakrawala baru, terutama bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menurunkan laju Inflasi.

Sekda Yan juga mengapresiasi langkah BI, termasuk UBB dan seluruh partisipan membuat lebih hangat dalam membicarakan ekonomi dan persoalan kontekstual Babel kedepan.

Yang lebih penting lagi, kata Yan, meluruskan solusi-solusi sebagai masukan bagi Pemerintah Daerah, apa yang harus dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperbaiki laju inflasi, dan mewujudkan kesejahteraan 1,4 juta penduduk di Babel.

Pada kesempatan itu, Yan juga mengaku bahwa seminar yang diadakan oleh BI saat ini, merupakan tujuan yang sama dari Pemprov Babel, diantaranya berkeinginan melakukan transformasi ekonomi dari basis pertambangan ke basis perekonomian berkelanjutan.

Ia juga mengatakan, untuk kedepan perekonomian di Babel akan diletakkan dasar ekonomi yang dapat diperbaharui. Dirinya menargetkan kedepan inflasi untuk daerah Babel dapat stabil dari angka empat.

Sementara itu, Kepala SP Pur dan Layanan Administrasi Kantor Perwakilan BI Babel, Edhi Rahmanto Hidayat mewakili Kepala Kantor perwakilan BI menyampaikan, Pangsa Investasi Domestik Regional Bruto (PDRB) Babel menunjukkan peningkatan sebesar 6,30 yoy dari tahun sebelumnya melambat di kisaran 21,81 %, dan Pertumbuhan investasi dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang tumbuh sebesar 2,83 (yoy) dan realisasi penanaman modal luar negeri menurun sebesar 6,54 persen (yoy).

Sedangkan stabilitas ekonomi makro Babel berada pada peringkat ke 28 atau naik tiga tingkat dari tahun sebelumnya yakni 31. Hal ini, dijelaskan Edhi, dibutuhkan upaya khusus dalam rangka mengoptimalkan potensi untuk mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Babel.

Seminar kali ini, menurut dia, adalah salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut, sebagai langkah sinergi antara BI dan Pemprov Babel serta pihak-pihak terkait untuk mewujudkan perekonomian Babel yang kuat.

Pada Seminar ini, dilakukan juga Diskusi Panel yang menghadirkan 4 narasumber, yaitu Sekda Babel Yan Megawandi, Departemen Kebijakan ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Pusat, Handri Adiwilaga, Praktisi Ekonom Nasional, Eviliani, dan Ketua Kadin Pusat, Reza Valdo Maspaitella, serta dengan moderator Dekan Fakultas Ekonomi, Reniati.(Lulus).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas