Sekda dan Dirjen Dukcapil Launching GISA Kependudukan Babel

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Yan Megawandi, bersama dengan Menteri Dalam Negeri RI, diwakili Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, Rabu (5/12/2018), melaunching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) Kependudukan Provinsi Babel, ditandai dengan penekanan tombol program GIZA di STIMIK Atma Luhur Pangkalpinang.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk ‚ÄéKeluarga Berencana Provinsi Bangka Belitung (DP3CSKB Babel)  ini, berlangsung selama 3 hari hingga jumat nanti.

Dalam sambutannya, Sekda Babel Yan Megawandi mengatakan, GISA ini dilaksanakan sabagai momentum untuk melakukan evaluasi perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan Administrasi Kependudukan, juga untuk pemanfaatan Database Kependudukan dan KTP elektronik.

Kemudian, untuk menyusun langkah-langkah yang efektif untuk melanjutkan pelaksanaan program administrasi kependudukan dan pemanfaatannya, serta sebagai persiapan penyenggaraan Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019.

Perekaman Data Kependudukan saat ini, ditambahkan Sekda, di Bangka Belitung hingga akhir November 2018 telah mencapai 100,4 persen dari target 100 persen di tahun 2018. Sedangkan Pemberian akta kelahiran usia 0-18 tahun mencapai 86,6 persen melampaui target nasional yaitu 85 persen.

Ia berharap Bangka Belitung dapat menjadi pilot program apapun yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, khususnya dalam rangka pemenuhan data kependudukan ini.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaiakan, saat ini, secara nasional dengan jumlah penduduk 263.960.794 telah dilakukan perekaman sebesar 97,23 persen, sedangkan untuk pemberian Akta kelahiran telah mencapai 90,06 persen.

Oleh sebab itu, pihaknya mengapresiasi langkah Pemprov Babel yang telah mencapai target. Dirinya meminta agar penduduk yang belum melakukan perekaman segera melaksanakannya.

Zudan juga menyampaikan, dalam upaya peningkatan dan pencapaian program Satu Data, Kemendagri juga memiliki 14 langkah besar, diantaranya adalah upaya pelaksanaan Akta Kelahiran Online dan Dukcapil Go Digital atau Dokumen yang ditandatangani secara elektronik. Kedepan, kata dia, Pemerintah juga terus mengembangkan data penduduk melalui bentuk wajah.

Sebelumnya, Kepala DP3CSKB Babel, Susanti menjelaskan, saat ini era globalisasi yang didukung oleh teknologi dan transportasi begitu cepat, sehingga manusia cepat pula berpindah mobilisasinya.

Babel, dikatakan Susanti, suatu daerah yang mudah dijangkau dan sangat terbuka, sehingga perlu diadakan pengamanan dan perlindungan kepada penduduknya terutama dalam hal memperoleh identitas.

Kegiatan ini, dihadiri kurang lebih 1500 peserta dari seluruh lapisan masyarakat di Babel, terutama generasi muda milenial yang pada tanggal 1 April 2018 telah berumur 17 tahun.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pelayanan dokumen kependudukan sebagai upaya untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Disamping itu, juga dilakukan secara simbolis Pemberian KTP elektronik, Akta Kelahiran dan Akta Pernikahan kepada sejumlah warga Bangka Belitung.(Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas