Sekda Minta ASN Pemprov Babel Berhati-hati Gunakan Medsos

PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yan Megawandi meminta kepada aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos).

Menurut Sekda, saat menjadi Pembina Upacara Bendera Mingguan di Halaman Kantor Gubernur Babel di Air Itam Pangkalpinang, aturan mengenai penyalahgunaan teknologi informasi termasuk didalamnya Medsos, tidak main-main lagi, bila terbukti maka hukumannya cukup tinggi.

Dijelaskan Sekda, berdasarkan Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE Pasal 45A ayat (1) mengatakan “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebutkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasa 28 ayat (1) dipidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak 1 miliar rupiah”.

Jadi, ditegaskan Sekda, apabila ada ASN di lingkup Pemprov Babel yang dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap UU ITE tersebut, maka Ia menjamin akan menengakkan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh karena itu, ditegaskannya lagi, kepada para ASN untuk lebih bijak dalam menggunakan Medsos, dan jangan keluar dari jalur. “Pengguna Medsos yang dengan sengaja memanfaatkan Medsos untuk rasisme atau ujaran kebencian, maka saya menjamin hukum akan ditegakkan,” tegas Sekda.

Sementara itu, Upacara Bendera Mingguan ASN di lingkup Pemprov Babel tersebut, diikuti Para Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Pelaksana di lingkup Pemprov Babel. (Imam).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
imam
Fotografer: 
imam
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas