Sekda Sampaikan Terima Kasih Atas Upaya Mengendalikan Inflasi Babel

PANGKALPINANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Rapat Tahunan yang mengusung Tema secara Nasional "Memperkuat Momentum", di Hotel Novotel Bangka, Rabu (20/12/2017).

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman yang diwakili Sekda Babel, Yan Megawandi, hadir bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Babel, Bayu Martanto, dan Para Kepala Instansi Vertikal  seperti  BPS, BPK, BPKP Babel, OJK Wilayah Sumbagsel, Forkopimda Babel, Bupati /Walikota Se-Babel, Tim Pengendalian Inflasi Provinsi Kabupaten/Kota Se-Babel, Pimpinan organisasi, Akademisi dan undangan terkait lainnya.

Selain memamparkan Kondisi Perekonomian Bangka Belitung, Kepala Kantor Perwakilan BI Babel, Bayu Martanto juga memaparkan Kondisi Perekonomian Indonesia pada umumnya, ketika membacakan Sambutan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

Dalam paparan itu disampaikan bahwa Tahun 2017 ini adalah Tahun Pemulihan Ekonomi Global, dimana bangkitnya Momentum Pemulihan Ekonomi Global setelah menyentuh titik terendah (turning point) pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016. Ekonomi Global tahun ini diperkiraklan dapat tumbuh 3,6 persen lebih baik dari perkiraan awal dan capaian tahun sebelumnya.

Bayu menambahkan, momentum ekonomi yang sedang berjalan merupakan tahapan awal yang harus dirawat dan diperkuat agar dapat tertransdivasikan menjadi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif. Momentum ini juga Pemulihan Ekonomi Indonesia ini juga akan berrlanjut di tahun 2018.

Sementara untuk di Bangka Belitung lanjutnya, Perwakilan BI Bangka Belitung telah membuat Kajian Ekonomi dan Keuangan Bangka Belitung dengan Indikator Ekonomi pada Semester III, dimana pertumbuhan ekonomi Triwulan III tahun 2017 melambat dibanding triwulan II yaitu di posisi 3,69 % yoy, namun diperkirakan Pertumbuhan ekonomi ini meningkat dibanding 2016 sejalan dengan membaiknya harga komoditas, sehingga meningkatkan kinerja ekspor Bangka Belitung.

Untuk Inflasi, pada Triwulan III tekanan Inflasi di Bangka Belitung mencapai sebesar 3,59 % yoy, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 7,11 % yoy. Secara tahun berjalan Inflasi Bangka Belitung adalah sebesar 1,47 %.

Bayu juga mengapresiasi Sinergitas dan kerjasama yang baik dari semua pihak terkait pengendalian Inflasi di Bangka Belitung melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota.

Kedepan, kata Bayu, perlu inovasi untuk menjaga kestabilan Inflasi ini. Dirinya berharap, kerjasama yang baik ini juga menyatukan langkah dalam meningkatkan Perekonomian Bangka Belitung.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang menyumbangkan prestasi kinerja membanggakan atas upaya mengendalikan inflasi Bangka Belitung, yang selama ini terkenal dengan inflasi tingginya.

Hal ini juga, kata dia, tidak terlepas dari Tim TPID Kabupaten Kota se-Babel. Dan momentum menjaga inflasi ini, menunjukkan bahwa Bangka Belitung bisa berbuat manakala seluruh komponen bersinergi.

Sekda Yan menjelaskan, Bangka Belitung notabene adalah Provinsi Kepulauan, dimana komoditas dimiliki tidak sebanyak seperti tempat lain. Untuk itu, selain sektor unggulan, lainnya Sektor Pariwisata akan menjadi sektor yang akan lebih, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung. Dirinya yakin, PDRB dari pariwisata akan meningkat.

Yan menambahkan, sesuai dengan Inpres 10 tahun 2016 dan Surat Edaran Mendagri tahun 2017, mulai Januari 2018 diamanatkan untuk pelaksanaan gerakan non tunai di masing-masing instansi di Pemerintah Daerah. Hal itu, menurutnya, akan sulit dilaksanakan manakala partisipasi teman-teman perbankan tidak diberikan secara penuh. (Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas