Sekda Serahkan Sertifikat Halal dan Uji Nutrisi

Air Itam, Pangkalpinang - Sebanyak 47 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Se- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendapatkan sertifikat halal dan uji nutrisi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel tahun 2016.

Penyerahan Sertifikat Halal dan Uji Nutrisi secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Dr. Yan Megawandi, SH., M.Si Jumat, (17/02/2017) di ruang pertemuan Kantor Disperindag Babel.

Sekda Yan Megawandi usai meninjau hasil produk pangan IKM mengatakan, untuk meningkatkan daya saing produk pangan yang dihasilkan oleh Babel, ada beberapa langkah yang telah dilakukan, diantaranya membuat lembaga sertifikasi di Babel dan memfasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi bagi para IKM.

“Yang kedua tidak semua pelaku usaha IKM mampu dengan mudah untuk mengambil sertifkasi, karena prosedur dan pembiyaan. Teman-teman dan Disprindag yang memfasilitasi, menganggarkan. Jika kesulitan di bidang pembiyayaan kita bantu nilainya Rp2,5 juta satu sertifikat. Yang lain menyiapkan mekanisme pangan Babel, prosedurnya ketika di uji memang sudah siap mendapatkan sertifikat halal,” ujar Sekda.

Dengan keterbatasan SDM dan sarana-prasarana serta anggaran, Sekda mengimbau kepada para pengusaha untuk bersama-sama bergandeng tangan membantu para IKM, agar mampu menjual produknya dengan baik.

“Kita mengimbau kepada para pengusaha untuk bersama-sama bergandengan tangan membantu para IKM cepat dewasa, lepas dari ketergantungan, mampu memproduk dan menjual produknya,” terangnya.

Selain itu, Sekda juga berharap produk IKM yang mendapatkan sertifikat halal dan uji nutrisi nantinya memiliki mutu dan kualitas yang mampu bersaing dengan produk dari luar Babel.

“Harapan kita tentu saja mutu dan kualitas produk yang ada di Babel makin lama makin bagus supaya mampu bersaing dengan produk dari luar, atau jika produk kita jual mampu bersaing. Jika mampu bersaing, maka produknya akan laku, dan jika laku akan menjadi nilai tambah untuk mengembangkan usahanya,” harap Sekda.

Sementara itu, Kepala Disperindag Babel, H. M. Yuliswan, SH., MM menjelaskan, program dan kegiatan tahun 2016 telah dilksanakan dengan cukup baik. Pada tahun 2016 melalui anggaran APBD maupun dana dekonsentrasi telah dilaksanakan berbagai program kegiatan pertumbuhan dan pengembangan IKM seperti pelatihan dan sosialisasi yang melibatkan sebanyak 513 peserta baik dari kalangan IKM mupun masyarakat yang berpotensi untuk menjadi wirausaha baru.

Dijelaskan Yusliswan bahwa sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2015 sudah ada 76 dan di tahun 2016 ada 30 industri sertifikasi halal gratis oleh Disperindag, dan di tahun 2017 akan disertifikasi sebanyak 70 Industri pangan. Sedangkan untuk sertifikasi uji nutrisi pada tahun 2016 sebanyak 20 Industri pangan dan tahun 2017 akan dilaksanakan sebanyak 40 sertifikasi uji nutrisi.

“Sebenarnya tahun 2016 ada 30 tapi yang lulus 27 sertifikat halal, tetapi kita tidak ada maksud tidak meluluskan tapi yang menguji itu LPPOM MUI Babel. Jadi, dia ada persyaratan-persayaratan,” tegasnya.

Yuliswan berharap kepada pelaku IKM yang ingin mendapatkan sertifikat halal untuk selalu memperhatikan bahan-bahan yang diolah untuk menjadi makanan. “Harapan saya, tolong ditingkatkan dan jangan menggunakan barang - barang yang tidak bagus,” imbaunya.

Hadir kegiatan Penyerahan Sertifikat Halal-dan Uji Nutrisi Bagi Industri Kecil dan Menengah Se Babel, Sekda Babel, Kepala Disperindag beserta jajarannya dan para pelaku IKM. (Lulus/Mislam).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus/Mislam
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas