Stabilkan Harga Sawit, Satgas Undang Koperasi dan Perusahaan Rapat di Kantor Gubernur

PANGKALPINANG--Ketua Tim Satgas  Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Usaha Perkebunan  Kelapa Sawit Pemerintah Provinsi Ķepulauan Bangka Belitung, Yulizar Adnan memimpin Rapat Kemitraan antara pihak koperasi dengan  perusahaan kelapa sawit di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel  Kamis (11/10).

Rapat dalam rangka upaya menstabilkan harga sawit Bangka Belitung ini turut dihadiri  Sekretaris Tim, Armaini dan   perwakilan  Dinas Koperasi serta   Biro Hukum dan Biro Humas dan Protokol Setda Babel. Kemudian hadir pula  perwakilan dari perusahaan dan koperasi sekunder yang diketuai oleh Choktan serta pengurus koperasi dan anggota koperasi lainnya.

Rapat diawali dengan mendengarkan permasalahan dan keluhan perusahaan. Mereka menyampaikan keluhan akan suplay dan deman serta  terbatasnya daya tampung tangki CPO hasil olahan PKS atas suplay TBS dari petani melalui suplayer. Juga tingginya jumlah produksi CPO yang dimiliki perusahaan yang belum terjual atau dibeli buyer.

Perusahaan juga mengeluhkan kesenjangan mata rantai tata niaga yang panjang dalam proses pemasaran sehingga harga yang diterima petani rendah. Selain itu kualitas TBS yang diterima perusahaan dari petani swadaya dan mandiri masih rendah.

Perusahaan  juga minta pemerintah untuk menegur perusahaan yang tidak koperatif terhadap kebijakan, peraturan dan ketentuan yang berlaku. Sedangkan pihak perusahaan yang hadir menyatakan setuju untuk bermitra dengan koeprasi dengan catatan harus komitmen dan menjaga mutu barang yang akan masuk ke PKS (PBM, TAEF, BSSP, dan PT. MAL).

Sementara itu dari sisi koperasi keluhan yang selama ini dirasakan antara lain belum dipercayainya untuk mendapatkan DO langsung dari perusahaan PKS serta  modal terbatas untuk membeli TBS petani. Koperasi juga minta kepada perusahaan untuk tidak membeli buah yang sudah disortir  dan  dijual oleh tengkulak/pengepul.

Setelah mendengar keluhan dari pihak perusahaan maupun koperasi,  rapat menghasilkan beberapa poin untuk menanggapi permasalahan tersebut. Antara lain  disepakati peran pemerintah segera secera tegas membuat surat teguran SP 1,2,3 sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor  1 Tahun 2018 tentang Pedoman Pembelian Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Perkebunan.

Ketua Tim Satgas  Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Usaha Perkebunan  Kelapa Sawit Pemerintah Provinsi Ķepulauan Bangka Belitung Yulizar Adnan saat memimpin jalannya rapat menyatakan, apa yang telah dilakukan ini bertujuan untuk memfasilitasi, membantu, membina, dan mengawasi.

Dikatakannya juga denganpPertemuan ini diharapkan semakin terjalinnya kemitraan antara koperasi dengan perusahaan PKS atas dasar kerja sama yang dituangkan dalam ikatan perjanjian kerja sama yang saling menguntungkan.

Sebagai Ketua Tim Yulizar minta kepada pemerintah dalam hal ini dinas teknis yang menangani bidang perkebunan, koperasi, perindustrian dan perdagangan serta lingkungan hidup agar sinergi dan selalu aktif melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian agar kegiatan usaha perkebunan dan kegiatan koprasi berjalan baik dan lancar.

Perusahaan yang hadir dalam pertemuan ini diantaranya dari PBM, TAEF, BSSP, dan PT.MAL.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Irwanto/Lulus
Fotografer: 
Istimewa
Editor: 
Irwanto
Bidang Informasi: 
Humas